Yerry Basri Mak, SH: Di Penghujung Ramadhan Judi Togel Tak Kunjung Henti, Diduga ada Pembiaraan dari APH
CYBER88 | Nabire – Ketua LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Provinsi Papua, Yerry Basri Mak, SH., merasa priharin dengan maraknya judi togel yang dijual bebas di wilayah Nebire meski di bulan Ramadhan.
Menurutnya, Para Bandar judi seolah kebal hukum dan terjadi pembiaran terhadap hal yang bisa merusak moral bangsa. Padahal, sambung dia, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan intruksi dalam pemberantasan praktek perjudian sesuai telegram nomor: ST/2122/X/RES.1.24./2021 tanggal 12 Oktober 202.
Sepertinya, instruksi Kapolri, tidak berlaku di wilayah hukum Polres Nabire dan seolah tidak di indakan oleh aparat penegak hukum, “Ucap Yerry Minggu (1/5/2022)
Yerry menjelaskan, bahwa judi telah dilarang berdasarkan KUHP pasal 303 dan di ancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah.
Kemudian, lanjut dia, barang siapa tanpa mendapatkan izin atau dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian, atau dengan sengaja turut serta bisa dipidana mengingat tindak pidana perjudian juga diatur didalam undang-undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian dalam Pasal 2.
Ketua LSM WGAB Provinsi papua ini meminta kepada pemerintah Nabire dan aparat kepolisian agar segera menutup perederan kupon putih yang jual terang terangan, dimana umat muslim masih menjalankan Ramadhan dan sampai sudah mau habis puasa judi togel tak kunjung henti.
Yerry menyebut, bandar judi yang di ketahui bernama vincen melakukan kegiatan di beberapa daerah yakni Nabire dan Timika tidak memperdulikan dan tidak menghormati umat yang lagi menjalankan ibadah puasa.
Bandar judi ini tak takut dengan hukum yang ada di negara kita ini, terbukti dengan gagah beraninya terang terangan buka usaha ilegalnya. Merasa usaha judi di kabupaten Nabire ini tak pernah ditindak sama sekali oleh aparat kepolisian, teriakan media pun di buat bungkam oleh bigg boss ini, "ucap Yerry melanjutkan.
Ia mengungkapakan, berdasarkan penelusurannya, lebih dari puluhan titik kios kupon putih tempat usaha togel yang berada di Kabupaten Nabire, seperti orang jual pinang di pinggir jalan, dan tidak tersentuh sedikit pun oleh hokum. Bahkan, bandar ini sampai menyewa rumah yang beralamat di kalibobo untuk di jadikan kantor togel.
Yerry juga menyingung aparat penegak hukum dalam hal ini pihak Polres Nabire tidak berani mengabil tindakan tegas untuk menutup bandar togel dan menangkap Big bosnya yaitu Vincen.
"Seperti diketahui Big Bos Cina Vincen, judi togel yang sempat buka dimerauke dan Sulawesi Utara Bitung tapi ditutup karena aparat komitmen basmi 303 akhirnya Bos Togel lari dan buka di Nabire, “Bebernya
Kata Yerry, warga sangat berharap agar usaha judi togel ini segera ditindak tegas, agar moral anak bangsa ini tidak semakin terpuruk akibat perbuatan bandar judi togel, sebab bandar tersebut hanya memikirkan untung besar tanpa peduli dengan masyarakat kita.
“Sudah saatnya aparat yang berwenang bangun dari tidurnya dan melakukan tindakan tegas, bila perlu bandarnya dihukum seberat beratnya sesuai dengan perbuatannya.
Juga pemerintah Kabupaten Nabire setempat jangan cuma diam, perangi aktifitas judi agar anak dan cucu kita tidak terganngu moral dan ahlak nya, kalau tidak di berantas kami akan menyurati pak Kapolda dan pak Kapolri, "Tegas Yerry


Komentar Via Facebook :