Masyarakat minta penjelasan laba akan BUMG tersebut

Rapat Tahunan BUMG Gampong Seuneubok Saboh Terhenti.

Rapat Tahunan BUMG Gampong Seuneubok Saboh Terhenti.

CYBER88 | Aceh Timur - Selama dua tahun terakhir ini, Badan Usaha Milik Desa Gampong (BUMG) Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari kabupaten Aceh Timur berjalan sementara masyarakat Gampong Seuneubok Saboh sendiri tidak pernah dengar bahkan mengetahui apakah BUMG tersebut mendapat laba untuk desa karena Ketua dan Seketris BUMG terkesan bungkam. Minggu, (15/05/22).

BUMG yang di kelola baru baru ini mencuat isu bahwa badan usaha milik desa Seuneubok Saboh tidak jelas sama sekali status dan cara pengelolaannya sehingga warga masyarakat mengadakan rapat tahunan guna meminta penjelasan laba kepada para pengurus BUMG itu.

"Bagaimana tata cara kelolanya, kami sebagai masyarakat tidak mengetahui. Dan kami duga, BUMG tersebut di kelola oleh oknum-oknum yang ingin memprekaya diri sendiri," kata salah seorang warga gampong Seuneubok Saboh kepada kru media ini.

Hal ini juga ikut di sampaikan oleh Saifuddin Ismail selaku warga dan masyarakat dan pemuda setempat mendukung penuh mengenai hal tersebut untuk dapat dijelaskan ke masyarakat.

"Karena BUMG itu bukan milik pribadi, ketua BUMG dan juga bukan milik kepala desa, dan juga bukan milik sekretaris BUMG. Badan usaha tersebut milik desa Seuneubok Saboh berati BUMG ini milik masyarakat Gampong Seuneubok Saboh. Jadi, masyarakat wajib tahu rincian laba BUMG itu," ujar Saipul. 

Masyarakat juga meminta mulai hari ini para oknum oknum jangan mengatasnamakan desa mengambil manfaat untuk kepentingan pribadinya, sehingga kedepannya lebih transparan lagi.

Menurut keterangan dari Ridwan Talep selaku Sekretaris BUMG menjelaskan bahwa itu bukan salah kami (perangkat BUMG,red).

"Wahai bapak ibu sekalian, di saat kami mau mengadakan rapat dengan masyarakat mengenai BUMG Gampong Geuchik dan Tuha Peut Gampong Seuneubok Saboh yang mana rapat tersebut langsung diberhentikan oleh Geuchik dan Tuha Peut," kata Ridwan. (Red/Marzuki)

Komentar Via Facebook :