Pembuatan Dokumen Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas.
Helldy Agustian, Walikota Cilegon menyerahkan data kependudukan bagi para Disabilitas kota Cilegon
CYBER88 | Cilegon – Dinas Kependudukan Kota Cilegon mengadakan monitoring data kependudukan para Disabilitas. Bertempat di aula Sekolah Kebutuhan KHusus Negeri 1 kota Cilegon, Acara berlangsung dengan lancar. Selasa (24/05/2022)
Hadir dalam kegiatan Walikota Cilegon Helldy Agustian. S.E, S.H,M.H, Dra HJ.Hayati Nufus M.Si ( Kadisdukcapil), HJ.Dra Ngatini M.M ( PLH KEPSEK SKHN 1 Cilegon), Sofan Masduki, S.Sos, M.Si,(Camat Cibeber) IPTU Suhel S.H (Kapolsek Cibeber) IPDA Yudi Hartono (Kanit SAMAPTA Polsek Cibeber) Bayu Panata Gama (Komite)
Dalam kesempatan ini Helldy mengucapkan terima kasih ini adalah salah satu konsekuensi pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan dukcapil.
" Kemarin kita lihat sudah menggunakan bus ditaman, kemudian hari ini datang ke sekolah khusus, yang tidak harus mengantri, kita yang melayani bukan mereka yang hadir hari ini." Tuturnya.
Kepedulian disabilitas ini Walikota berikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Diiringi music yang di mainkan Mukti, salah satu personil dari Disnet Band Beliau menyanyikan sebuah lagu Jangan menyerah.
"Terima kasih kepada ibu-ibu yang sangat luar biasa yang telah mengurus sekian tahun tetapi dengan kesabaran yang luar biasa, tadi saya juga bawakan lagu Jangan menyerah salah satu anak tadi yang menangis, saya juga ikut terharu karena ini tidak mudah, bagi kita yang saat ini diberikan nikmat harus kita syukuri." Ucapnya.
Mudah-mudahan ini hanya cobaan yang Allah berikan agar supaya lebih tabah supaya lebih sabar dalam menjalani kehidupan ini anak-anaknya menjadi sarana yang tentunya menjadi anak sholeh dan sholehah bermanfaat bagi nusa dan bangsa dan bisa menghasilkan sesuatu yang membanggakan.
Sementara, HJ.Hayati Nufus mengatakan, dokumen kependudukan ini hak setiap warga negara Indonesia jadi tidak melihat apakah itu difabel atau bukan.
"Ini tahun kedua sebenarnya tahun 2020 kita bareng dengan tim dinsos, jadi setiap difabel yang kita kunjungi akan dapat kursi roda tahun kemarin. Nah sekarang ini ada 297 yaitu 257 anak-anak difabel yang sekolah, SKH Negeri 1 ada 124 anak yang sudah direkam KTP dan rekam KIA kemudian sekolah khusus (SK) Tridharma 49 anak, SK al-kautsar 52 anak. 72 Anak Jadi jumlahnya 297.
ini 12 hari kerja 297 ini kita sudah terekam cetak KTP atau yang belum 17 kita buatkan kayaknya dan kita tidak menutup untuk anak-anaknya sekolah saja yang tidak sekolah pun kita lakukan pelayanan kita layani buat dokumen kedudukannya asal ada laporan baik dari RT atau dari orang tuanya untuk membuat dokumen tetapi kita berkunjung ke rumahnya nggak perlu datang ke disdukcapil.
"Jadi kita yang berkunjung jemput bola namanya jebol disagon "Jemput Sekolah Disabilitas warga Sakit kota Cilegon" tidak ada kendala kita enjoy, kita jalani cuma ya perlu di tambah untuk sarana prasarananya saja."
"Kita butuh informasi jumlahnya berapa anaknya keluarganya atau siapapun yang difabel itu menginformasikan ke disdukcapil yang selama ini berjalan dari Kelurahan membuat surat ke kita atau melalui Kecamatan melaporkan ke kita bahwa ada warga disable atau warga sakit minta dikunjungi dengan alamat mana gitu kita langsung berkunjung." tutupnya.


Komentar Via Facebook :