DPMK Raja Ampat Gelar Pelatihan Jahit- Menjahit di Kota Waisa

DPMK Raja Ampat Gelar Pelatihan Jahit- Menjahit di Kota Waisa

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE membuka kegiatan pelatihan Jahit-Menjahit yang dilaksanakan oleh DPMK Raja Ampat,Selasa (14/6) Foto: Awin Cyber88.co.id

CYBER88 | Raja Ampat--Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, menggelar pelatihan dan Fasilitas Bantuan 

Jahit Menjahit bagi Lembaga Kemasyarakatan Desa, Kelurahan, 
RT, RW dan juga PKK.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Dharma Wanita,Kota Waisai, Selasa (14/6/) tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE , dan dihadiri sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab kabupaten Raja Ampat.

Dalam sambutannya, Bupati AFU memberikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

AFU menilai, kegiatan tersebut merupakan satu keharusan dilaksanakan dalam upaya untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Menurut orang nomor satu di Raja Ampat itu, bahwa pembangunan di suatu negara pada substansi bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan semakin meningkat.

Kaitanya dengan hal tersebut, lanjut AFU, target utama yang menjadi pijakan munculnya program-program nasional adalah pengentasan kemiskinan dan menekan lajunya angka pengangguran.

Dijelaskan, salah satu faktor yang 
kerap menjadi persoalan yang dihadapi negara adalah 'Lapangan Pekerjaan' dan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM). AFU menyebutkan, kedua perihal tersebut memiliki ketergantungan satu sama lainya.

Terkait dengan penyelenggaraan kegiatan DPMK tersebut, AFU menerangkan, bahwa kegiatan semacam ini adalah satu upaya  pemerintah daerah dalam menanggulangi pengangguran dengan  melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.

Ia berharap, dengan adanya pelatihan seperti itu, dapat mampu membangkitkan motivasi masyarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Dengan kemajuan keterampilan dan kreativitas, masyarakat dapat  membaca dan memanfaatkan peluang.(A.M)

Komentar Via Facebook :