Walikota Cilegon Harapkan Pemerintah Pusat Lebih attention

Walikota Cilegon Harapkan Pemerintah Pusat Lebih attention

Walikota Cilegon Harapkan Pemerinta Pusat Lebih attention

CYBER88 | Cilegon- Pemerintahan kota Cilegon melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar acara Bintek kepada seluruh OPD di Kota Cilegon, acara berlangsung di ballroom Hotel Aston Cilegon. Selasa(14/06/2022)

Dalam kesempatan ini Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, kita ketahui bahwa banyak kearifan lokal setiap daerah.

"Kita ketahui bahwa Cilegon ada 250 industri 131 PMA  terbesar transaksi adalah jual beli PPN PPH hanya mendapat dengan PPC dengan PJU yang sebesar memang ditambah lagi dana transfer pusat kembali lagi ke Cilegon sebesar 11,5%

Walikota mengimbau agar pemerintah pusat lebih perhatian terhadap kota Cilegon dalam pembagian dana transfer, supaya nanti bisa kita kembalikan lagi dalam bentuk-bentuk yang lain kepada masyarakat .

"Karena Cilegon ini memang kecil, 451000 ribuanlah  dengan luas 162 kilometer persegi panjang pantai Kita kan sudah habis.untuk semua industri ya kan bahkan 40% lebih itu adalah industri kimia yang berisiko tinggi. oleh karena itu kami berharap adanya attention perhatian dari pemerintah pusat dalam hal karifan lokal tadi.

"Ini untuk kepentingan masyarakat bukan kepentingan orang perorangan, kita bisa bekerja sama dengan semua industri kita sudah bisa memberikan beasiswa full sarjana 8 semester ini semua memerlukan budget yang besar yaitu 3.000.000 per orang terus kemudian pembangunan sekolah kita kaji lagi, intinya pendidikan kita, kita tingkatkan supaya dapat menjadi orang .beasiswa tahun kemarin 1000 pertahun dan baru diralisasikan 523 masih ada 477. Dibtambah tahun ini 1000 jadi targetnya 1477 tahun ini." Ungkapnya.Sementara, H.Dana Sujaksani, Kepala Dinas BPKAD menyampaikan bahwa tujuan acara ini  adalah untuk kita merefresh dan untuk mempertajam analisa para TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dalam rangka penyusunan APBD .

"Karena pasti akan ada regulasi yang baru kemudian dinamika perubahan perubahan sistem yang harus disesuaikan dengan makanya kita mendatangkan narasumber dari Kemendagri untuk bimtek ini, lebih kurang ada 90 orang peserta dari tiap anggaran kota Cilegon." Jelasnya.

Harapannya agar para anggota TAPD menjadi lebih tajam analisisnya.

"Lebih tajam dalam arti bahwa Ketika sesuatu program itu dilaksanakan apakah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMD), apakah sesuai dengan visi misi walikota kemudian disesuaikan juga dengan kemampuan anggaran." Tutupnya.

Komentar Via Facebook :