Polresta Pekanbaru Minta Uang Empat Puluh Juta Untuk Pengamanan, Kapolresta Pekanbaru Belum Berkomentar

Polresta Pekanbaru Minta Uang Empat Puluh Juta Untuk Pengamanan, Kapolresta Pekanbaru Belum Berkomentar

CYBER88 | Pekanbaru - Sebuah unggahan di akun Instagram milik @pspriau yang menyebut Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru meminta Rp 40 juta untuk biaya keamanan pertandingan antara PSPS Riau vs Kelantan FC viral di media sosial.

Unggahan itu dibagikan akun Instagram resmi klub sepak bola PSPS Riau, @pspsriau, pada Selasa (12/7/2022). Rabu, (13/07/22).

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa PSPS Riau telah mengantongi izin keramaian dari Polresta Pekanbaru yang ditandatangani pada 8 Juli 2022 oleh Kapolresta Pekanbaru seperti dilansir halaman website Kompas.

PSPS Riau merasa keberatan dengan permintaan itu hingga memutuskan untuk membatalkan laga tersebut.

Berikut ini kutipan pesan pada akun Instagram tersebut,

POLRESTA PEKANBARU MEMINTA Rp.40,000,000 UNTUK BIAYA KEAMANAN PERTANDINGAN ANTARA PSPS RIAU FC DAN KELANTAN FC.

HARI INI, 12 JULI 2022 JAM 12.30 PIHAK POLRESTA MEMANGGIL PERWAKILAN MANAGEMENT PSPS RIAU FC UNTUK DATANG KE KANTOR POLRESTA PEKANBARU. PEMANGGILAN INI TERKAIT DENGAN KEAMANAN PERTANDINGAN.

MEREKA MENDESAK AGAR PIHAK PSPS RIAU FC MEMBAYARKAN BIAYA SEBESAR 40,000,000. KAMI MENYESALKAN MENGAPA PIHAK POLRESTA TIDAK MEMBERIKAN INFORMASI INI LEBIH AWAL.

PIHAK PSPS RIAU FC TELAH MENGANTONGI SURAT IZIN KERAMAIAN DARI POLRESTA YANG DITANDA TANGANI PADA TANGGAL 08 JULI 2022 OLEH KAPOLRESTA PEKANBARU.

ATAS HAL TERSEBUT KAMI DARI MANAGEMENT PSPS RIAU FC MENYATAKAN KEBERATAN KARNA HAL INI TIDAK BERDASAR.

BESAR KEMUNGKINAN PERTANDINGAN TIDAK DAPAT DILAKSANAKAN. KAMI BERHARAP SEMUA MASYARAKAT DAN FANS DARI PSPS RIAU BERSABAR.

Batalnya laga uji coba  PSPS vs Kelantan FC yang sejatinya berlangsung Selasa sore (12/7/2022) di Satdion Utama Riau, diakui pihak Panitia Pelaksana (Panpel) karena adanya kelalaian dalam pengurusan izin ke pihak kepolisian.

"Kita akui waktu kita sempit dalam persiapkan pertandingan uji coba ini. Sehingga kita jadinya seperti mendesak pihak kepolisian," kata ketua Panpel, Bambang Pratama, Selasa (12/7/2022).

Laga uji coba PSPS vs Kelantan FC - tim asal Malaysia - gagal digelar. Sejatinya, laga uji coba digelar Selasa sore (12/7/2022) di Stadion Utama Riau.

Dalam aturannya, pihak Panpel semestinya menyampaikan rencana uji coba ini 7 hari sebelum pertandingan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polresta.

"Akhirnya karena keteledoran kami, baru jam 11.00 wib tadi siang bisa berkoordinasi dengan Polresta dan pada saat berkoordinasi pihak Polresta menolak pengamanan dan minta pertandingan dibatalkan karena Polresta tidak mau menanggung resikonya," ujar Bambang.

Namun, lanjut Bambang, pihaknya bermohon agar diizinkan pertandingan digelar. Akhirnya Polresta berseeia memberi izin dan melaksanakan pengamanan dengan syarat pengamanan yang akan diturunkan lebih kurang 500 orang.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi saat dikonfirmasi tidak berhasil.

Ditempat terpisah, Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Henky Poerwanto memberikan penjelasan, saat ditanyai wartawan perihal unggahan PSPS Riau itu.

"Tidak ada seperti yang disebut dalam tulisan tersebut. Mereka baru menjelaskan kegiatan pertandingan tadi pagi di Polresta kepada Kabagops. Itupun setelah dipanggil Kabagops baru datang ke Polresta," jelas Henky.

"Semestinya sesuai ketentuan dalam surat izinnya 7x24 jam sebelum pertandingan telah menjelaskan rencana kegiatan pertandingan tersebut, sehingga Polresta tidak terkesan didadak untuk kesiapan pengamanan," imbuh dia lagi.

Diakui Bambang, laga uji coba internasional ini harus berhubungan dengan berbagai pihak. Termasuk imigrasi.

"Sempat ada masalahan juga di Imigrasi. Alhamdulillah clear," ujarnya.

Namun apa boleh buat. Pertandingan uji coba bayal digelar. Padahal 500-an personil kepolisian dari Polresta Pekanbaru sudah tiba di stadion.

Bambang tidak tau apa yang terjadi sehingga pertandingan uji coba dibatalkan. Hal tersebut diluar wewenangnya.

"Tim Kelantan FC tidak keluar dari ruangan. Itu yang saya tau. Yang pasti pihak kepolisian sudah dilapangan dengan 500 personil," ujarnya. 

Komentar Via Facebook :