Wow...Nasi Goreng Nepal raih Penghasilan Rp 1,5 Juta Semalam

Wow...Nasi Goreng Nepal raih Penghasilan Rp 1,5 Juta Semalam

CYBER88 | Pemalang - Usaha nasi goreng atau biasa disebut Nasgor, di kota Pemalang berjumlah ratusan pedagang yang menekuni, usaha kuliner tersebut.

Salah satunya adalah milik "Bang Warli " Nasi goreng Nepal, melihat nama tersebut orang seringkali penasaran, dengan sebutan NEPAL tersebut, ternyata usut punya usut ternyata kepanjangan dari NEgeri PemALang.

Memang Nasi goreng yang tidak pernah sepi dari Pembeli ini, terletak persis di Sekolah Menengah Kejuruan negeri Pemalang, Warga kota berjuluk Kota ikhlas itu, menyebutnya dengan SMK NEPAL, sehingga Bang Warli pun, yang sudah berjualan hampir selama 10 tahun, memberi nama  warung makannya dengan merk NASGOR NEPAL.

Menurut mantan ABK Kapal Asing ini, dirinya pernah bekerja sebagai Anak buah kapal kargo di Amerika sana, akan tetapi seiring berjalannya waktu, ketika lagi libur tidak berlayar, dia sempat jalan - jalan untuk makan di kota kelahiranya Pemalang, melihat usaha Nasi goreng mempunyai prospek cerah.

Hingga akhirnya dia berani banting stir, dari Abk Kapal Asing menjadi Penjual nasi goreng.

Bermula merintis dia membuka kedai nasi gorengnya, dengan menyewa sebuah ruko, di dekat sebuah toko swalayan.akan tetapi selama 3 tahun, tidak mendapatkan hasil yang dia harapkan.

Hingga akhirnya dia ditawari untuk membuka nasi goreng oleh saudaranya, persis di depan SMK Nepal.

Dari mulai meniti omset hanya kisaran seratus dua ratus ribu, lewat ketelatenanya kini omzet dagangannya, melesat hingga bisa meraup omset Rp 1,5 juta dalam semalam.

Menurut Sandy seorang sopir pengangkut ayam potong, yang biasa langganan makan bersama rombongan sopir yang lain, mengaku sudah sekitar 4 tahunan, makan di Warung Nasgor Nepal.

"Dari Purbalingga mas mau ke jakarta, biasa ngisi perut dulu disini" kata Sandy.

Masih menurut Sandy, warung nasi goreng disini, disamping cocok rasanya, juga cukup terjangkau bagi dirinya seorang sopir, rata - rata baik nasgor atau mie goreng, mie rebus cuman Rp 13 ribu, jelas Sandy.

Dari Hasil berjualan nasi goreng, mantan ABK Kapal Asing bang Warly, sudah bisa membangun rumah, dan menyekolahkan dua orang anaknya, juga bisa mempekerjakan saudaranya.

"Alhamdulillah mas, tanpa harus keluar negeri, bisa usaha dinegeri sendiri," lanjut bang Warly. (Red/Ragil)

Komentar Via Facebook :