KPM BLT BBM dan BPNT Di Desa Cimarias Sumedang, Keluhkan Adanya Kewajiban Belanja Beras dan Telur di Tiap Kadus/Kawil
CYBER88 | Sumedang-- Usai menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dan BPNT senilai Rp.500 Ribu, sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cimarias, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawabarat, mengeluh.
Keluhan tersebut muncul setelah setiap KPM usai mencairkan uang BLT diwajibkan oleh pihak pemerintahan desa Cimarias sendiri, untuk membelanjakan sebagian uang nya itu pada jenis komoditi Beras dan Telur Ayam
Seperti halnya dengan apa yang disampaikan AS (45), salah satu KPM Warga Dusun Ciakar, pada Awak Media Cyber88, Rabu (14/09/22)
"Komoditi Beras dan Telur itu saya rasa memang sudah disediakan oleh pihak Pemdes sendiri, yang mana dalam hal ini peran kepala Kadus atau Kepala Wilayah yang dilibatkan langsung untuk menjual barang barang komoditi tersebut
Adapun jenis barang komoditi yang disediakan ditiap tiap Kadus tersebut, berupa beras 1 Karung yang isinya ± 14 Kg, dan Telur Ayam 1 Kg, dengan nilai jual dari kedua jenis komoditi tersebut kepada KPM senilai Rp. 200 Ribu, "Jelasnya.
Lanjutnya, "Terus terang pak, saya sendiri merasa keberatan dengan adanya aturan dari pemerintahan Desa Cimarias ini, seolah olah kami ini sengaja digiring untuk belanja dikadus
Apakah ini semua merupakan aturan untuk setiap orang yang mendapatkan Uang BLT subsidi BBM dan BPNT, wajib untuk membeli satu karung beras yang isinya ±14.kg, dan telur Ayam ± 1.kg dengan harga Rp. 200 Ribu...?
Kalau memang ada silahkan publikasikan pada masyarakat, tapi kalau memang tidak ada, kenapa ini semua bisa terjadi...?.
Apakah saya yang bodoh atau pihak pemerintah desa yang mau menjadikan semua ini sebagai lahan bisnis...?
Uang tersebut sudah jadi milik saya, jadi terserah saya dong uang itu mau dibelikan apa saja juga, "Cetusnya.
Ditempat yang berbeda, Mamat R.selaku Kepala Desa Cimarias, saat dipintai keterangannya oleh awak media, dirinya membenarkan adanya penjualan beras dan telur di tiap-tiap Dusun yang ada di Cimarias
Lebih lanjut Mamat juga menjelaskan, "Kenapa saya menyarankan uang bantuan tersebut diarahkan untuk dibelikan beras sama telur yang disediakan di tiap-tiap Kadus/Kawil...?
Supaya uang tersebut lebih bisa bermampaat, dan tidak dipakai hal-hal yang tidak berģuna apalagi di pake poya-poya. "Tandasnya. (Kijadug)


Komentar Via Facebook :