Pemdes Tinombala Jaya Diduga Nyawer Dana BLT Untuk Proyek Pamsimas
CYBER88 | Parigi Moutong - Pemerintah Desa Tinombala Jaya Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, diduga telah melakukan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) (13/02/2023)
Dana BLT tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022, dengan jumlah penerima 114 Kepala Keluarga (KK) setiap bulannya menerima sebesar Rp.300.000, persatu KK.
Sumber media ini, meminta agar media ini merahasiakan identitasnyanya, ketika di hubungi pada 11/02/2023, iya pak, kami takut ketahuan, nanti kami akan dimarahi dan tidak akan diberikan bantuan lagi
Iya memang benar terjadi dugaan pemotongan setiap pembayaran BLT yang dibayarkan pertiga bulan itu, pembayaran pertama kami diminta menyetorkan sebesar Rp.150.000,- kedua Rp.100.000 ketiga Rp.100.000 dan pembayaran keempat juga Rp.100.000,- namun untuk pembayaran keempat tidak semua yang mau membayar
Dengan demikian total dana BLT yang di setorkan setiap penerima sebesar Rp.450.000,- selama setahun empat kali pembayaran. uangnya memang masih utuh Rp.900.000 kami terima di kantor Desa, namun setelah keluar dari Kantor Desa baru kami diminta menyeto pada kepala Dusun, alasannya untuk penambahan dana air bersih Pamsimas, ungkap sumber dengan nada kesal.
Sekretaris Desa (Sekdes) Tinombala Jaya, Agus Suseno ketika di temui media ini di salah satu rumah makan di Desa Kota Raya, terkesan cuci tangan dengan permasalahan tersebut, menurutnya, saya sebagai sekdes tidak mengetahui adanya dugaan pemotorngan tersebut
Karna pada saat pembayaran yang di saksikan oleh Bhabinkamtibmas dan pihak Kecamatan, dana yang diterima oleh masyarakat penerima BLT itu jumlah uangnya sebesar Rp900.000,- untuk pembayaran setiap tiga bulannya.
Terkait masalah dugaan Kepala-Kepala Dusun yang pungut diindikasikan atas intruksi Pemerintah Desa untuk penambahan dana pekerjaan air bersih (Pamsimas) saya tidak mengetahui hal itu, silahkan menemui Kepala Desa, namun beliau (Kades) saat ini masih berada di Jawa.
Kepala Desa (Kades) Tinombala Jaya, Sugiyono ketika di konfirmasi media ini pada 13/02/2023, mengatakan, iya benar jumlah penerima 114 KK, pada saat pembayaran dikantor Desa, yang diterima masyarakat utuh Rp.900.000,- pertiga bulannya, itu ada fotonya, dan LPJ sudah di periksa Inspektorat, Dinas PMD dan Pihak Kecamatan, sama sekali tidak ada temuan
Yang kami ketahui itu terjadi pemotongan di luar kanotr Desa, karna inisiatif mereka (penerima) untuk ketambahan dana air besrsih Pamsimas dan berbagi reski untuk masyarakat yang layak menerima, namun alokasi anggaran sudah tidak mencukupi, dan hal itu tanpa intruksi Pemerintah Desa
Sugiyono, terkesan linglung dan sudah tidak bersuara sampai ponsel dimatikan, ketika diinformasikan, bahwa pungutan itu diduga dilakukan oleh kepala-kepala Dusun, yang diduga atas intruksi Kepala Desa
Pasalnya program air bersih Pamsimas telah memiliki anggaran dari kementerian PUPR dan ada alokasi anggaran 10 persen dari Dana Desa, mengapa diduga terjadi pungutan lagi pada penerima BLT.
Rafli Sukaan Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD) Parigi Moutong mengutuk keras praktek kotor yang diduga di lakukan oleh Pemerintah Desa Tinombala Jaya, dengan indikasi pungutan dana melalui masyarakat penerima BLT
Iya memang benar sekalipun malaikat yang periksa pertanggung jawaban mereka (Pemdes Tinombala Jaya) pasti tidak akan ada temuan, karna bukti-bukti admintransi maupun secara fisik (foto) itu masyarakat menerima dengan jumlah utuh.
Namun perlu diingat, indikasi pungutan ini terjadi setelah di luar kantor Desa, dan diduga hasil saweran tersebut di serahkan kepada kepala-kepala dusun, maka sudah bisa di pastikan hal itu di ketahui oleh Kepala Desa
"Kami mendesak kepada pihak inspektorat agar kasus ini segerah di lakukan audit investigasi, dan APH yang ada di wilayah hukum Parigi Moutong, jangan tutup mata dengan masalah ini, mohon segerah dilakukun upayah hukum untuk penyelidikan, pasalnya ini dana masyarakat miskin dan tua renta," tegas Rafli ketika ditemui di kediamannya.


Komentar Via Facebook :