Sudah Memiliki Surat Izin Dari POLRESTABES Kota Bandung, SATPOL PP Tetap Bongkar Paksa “EID FEST 2023”
CYBER88.CO.ID | BANDUNG - Eid festival 2023 ini diharapkan mampu mendatangkan wisatawan lokal, nasional bahkan internasional sekaligus bisa percepat perputaran perekonomian sekitar, misalnya dari penyewaan keberbgai vendor selama 28 hari, memproduksi keperluan dan kebutuhan acara begitupun dengan transaksi perdagangan produk unggulan para UMKM terutama “Warung Santri Interpreuner Nusantara. Begitupun dengan para komunitas seni atau lingkung seni dan Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) sebagai pengisi acara selama 28 hari.
SENIN 17/4/2023 ditemui awak media Michael mengatakan “Bahkan saya heran kenapa surat izin dari Polrestabes Kota Bandung sama sekali tidak berpengaruh bahkan dihiraukan oleh Satpol PP Kota Bandung dan tetap membongkar pakasa ketika loading acara Eid Fes2023. Selain itu, hal ini merupakan kerugian yang sangat besar bagi kami sebagai pengusaha kecil yang sudah terpuruk.
Taksiran kerugian kami bisa mencapai ratusan juta rupiah semua permodalan itu didapat dari sisa-sisa aset yang dijual, pinjaman-pinjaman dari Bank serta bantuan dari sahabat-sahabat. Semua kami tumpahkan dalam acara ini yang berharap bisa cepat tergantikan dan berhasil membantu teman-teman UMKM, Komunitas seni dan komunitas lainnya yang turut membantu.
Kini harapan tersebut musnah hingga tidak ada harapan lagi bagi kami untuk kembali bangkit, karena sudah tidak punya permodalan lagi terutama modal mental kami yang hancur oleh kejadian pebongkaran dan pembubaran acara tersebut
Pemerintah seharusnya turut berpartisipasi, melindungi dan mendorong laju percepatan pemulihan ekonomi sesuai Perpu Nomor 1 Tahun 2020, Pasal 1 angka 1 PP Nomor 23 Tahun 2020 menyatakan bahwa Program PEN adalah rangkaian kegiatan untuk pemulihan perekonomian nasional dan Pasal 2 PP Nomor 23 Tahun 2020 menyatakan bahwa Program PEN bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan. Begitupun mengenai Undang-undang yang mengatur tentang upaya pemerintah untuk menedorong UMKM tersebut sangatlah banayak.
Michael juga menambahkan. “Dengan adanya Perpu dan program PEN tersebut kami percaya kepada pemerintah akan turut mendukung dan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk berupaya menyelenggarakan kegiatan acara Eid Festival 2023. Akan tetapi setelah mendaptkan surat perizinan dan surat rekomendasi dari beberapa Dinas terkait malah sebaliknya yang terjadi justru turut menghancurkan usaha dan harapan kami dengan adanya tindakan Satpol PP yang membongkar paksa tenda-tenda dan membubarkan acara ketika loading sedang berlangsung. Kami berharap besar kepada pemerintah dan pasti turut merasakan keprihatinan atas musibah yang terjadi karna kami merupakan warganya, merupakan pengusahaa kecil UMKM yang senantiasa didorong untuk maju dan berkembang.
Kamipun tidak percaya pemerintah Kota Bandung dengan sengaja tanpa pertimbangan, tanpa pemberitahuan tega melakukan tindakan seperti itu.
Kemudian Michael berpesan. “Adanya tragedi tersebut, kami menghawatirkan adanya oknum tertentu yang sakti mandraguna hingga bisa mempengaruhi sekaligus turut interfensi kepada pemerintah Kota Bandung dalam hal ini Satpol PP Kota Bandung yang diduga adanya keberpihakan kepada kelompok lain yang sama-sama akan menyelenggarakan acara ditempat yang sama dengan waktu yang sama juga. Sayangnya kelompok atau pihak lain tersebut tidak memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan acara ditempat tersebut seperti surat rekomendasi dari Disbudpar Kota Bandung, Dinas Koprasi dan UMKM hingga surat dukungan dari warga sekitarpun tidak ada”.
Michael juga berpendapat dan sekaligus mengucapkan. “Terimakasih yang sebesar-besarnya, pungkasnya


Komentar Via Facebook :