Rasulan Dua Dusun, Ngrombo dan Ngalasombo Berlansung Meriah
CYBER88 | Gunungkidul --Tradisi bersih dusun atau rasulan di wilayah Kabupaten Gunungkidul, DIY, sudah mendarah daging dan hukumnya wajib. Karena biasanya ada petilasan atau tinggalan nenek moyang berupa pohon besar yang disebut resan atau sebuah telaga. Yang harus dijaga kelestariannya. Tentu saja saat ritual sudah menggunakan doa-doa sesuai agama yang disahkan pemerintah.
Masih suasana idul fitri atau lebaran, dua dusun Ngrombo dan Alasombo bergabung menyelenggaragan bersih dusun atau rasulan. Dua dusun yang masuk wilayah Desa Bedoyo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, bisa dibilang mendahului enam dusun yang ada di Desa Bedoyo.
"Acara rasulan ini memang berdekatan dengan usainya bulan suci ramadhan. Karena ritual bersih dusun menggunakan sistim kalender jawa bukan kalender nasional yang berlaku tetap setiap tahunnya. Jadi acara rasulan tiap tahunnya bisa maju sesuai kalender Hijriah," kata lurah Desa Bedoyo, Sulardi Spd.
Acara yang digelar dari pagi, Kamis (27/4/2023) hingga sore hari sangat meriah karena ada suguhan hiburan campursari disambung karawitan dan malamnya wayangkulit dengan dalang remaja yang sudah kondang yaitu M. Yusuf Anshori.
Nampak hadir dalam acara itu Panewu Ponjong, Marwatahadi, Ndanramil dan lurah Bedoyo beserta jajarannya.
Untuk lima dusun lainnya yang ada di wilayah kalurahan Bedoyo, penyelenggaraan bersih dusun atau rasulan masih sekitar tiga bulan kedepan, ujar lurah Sulardi mengakhiri penjelasannya. (Pur).


Komentar Via Facebook :