Usai Peresmian Tanggal 18 Agustus 2023, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Gratis Selama 90 Hari

Usai Peresmian Tanggal 18 Agustus 2023, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Gratis Selama 90 Hari

CYBER88 | Bandung, -- Pemerintah bakal menggratiskan kereta cepat jakarta-bandung selama 90 hari pascaperesmian yang akan dilaksanakan pada pada 18 Agustus 2023 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Setelah uji coba KCJB dari Stasiun Halim Perdana Kusuma, Jakarta menuju Stasiun KCJB Tegalluar, Kabupaten Bandung, Pemprov Jabar memastikan kereta cepat sudah dapat digunakan.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, dari 18 Agustus selama 90 hari, kereta api cepat akan digratiskan kepada warga. 

Silakan daftar. Nanti akan ada pembukaan situs pendaftaran secara online. Kapasitas per set atau rangkaian kereta api cepat itu sekitar 600-an penumpang,” Kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu..

"Siapa yang ingin tidak bayar, orang desa, anak kecil, orang dewasa, semua mau piknik, asal bisa ticket war untuk mencoba kereta cepat tanpa bayar selama 90 harian atas perintah Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sehingga semua bisa merasakan," Lanjut Gubernur Jabar.

Menurutnya, sensasi menaiki kereta cepat dari Jakarta ke Bandung, sulit untuk digambarkan secara visual dan bahasa. 

Di dalam KCJB, orang sangat tenang. tapi di luar, kecepatannya sangat tinggi 355 kilometer per jam. Intinya tidak banyak getaran dan canggih lah. "Ngageleser (meluncur)," ujarnya. 

Command center KCJB, Kata Kang Emil, sangat canggih. Karena itu, butuh waktu untuk tranfer teknologi kereta api cepat China. 

Saat ini, sekitar 400-600 orang sedang dilatih untuk menjadi tim teknologi di command center, masinis, commuter, dan lain sebagainya,”Sebutnya.

"Feeder-nya juga lancar. Durasi 20-25 menit dari Jakarta ke Padalarang. Dari situ 15 menitan ke Kebonkawung (Stasiun Bandung)," Imbuh dia

Kang Emil menyatakan, KCJB merupakan yang tercepat. Sebab, rata-rata kereta cepat di dunia di bawah 200-300 km per jam. 

"Yang 350 itu baru dua, satu di China dan kedua di Indonesia," ucapnya.

"Jadi ini mudah-mudahan. karena yang dipakai teknologi terbaru. Pak Menteri menyampaikan kalau di Eropa bahkan (kereta cepatnya) masih goyang-goyang. Sedangkan KCJB driverless. Mudah-mudahan yah, ini lompatan ya. Bangga lah dengan pencapaian ini," Kata dia.

Kang Emil juga mengatakan, setelah serangkaian uji coba dilakukan sukses dan lancar, pemerintah tengah mengkaji proyek kereta cepat tahap dua menghubungkan Bandung, Kertajati, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.  

"Tadi dirapatkan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, tahap 2, dari Bandung, Kertajati, Yogyakarta, Solo, sampai Surabaya dengan teknologi sama dari Tiongkok (China)," tutur Kang Emil.

"Kadang-kadang kita selalu mengomentari prosesnya ini, prosesnya itu. Pada akhirnya kita lihat hasilnya. Ini sebuah pembelajaran, pengorbanan. Maka saya meyakini, kereta cepat tahap 2 akan jauh lebih murah, jauh lebih cepat, dan jauh lebih sedikit dinamika problematikanya," Tukas Gubernur Jabar. (*)

Komentar Via Facebook :