Jhosep Mirino Resmi Jabat PLT Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Raja Ampat 

Jhosep Mirino Resmi Jabat PLT Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Raja Ampat 

Mantan Kadis Kelautan dan perikanan Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo, (Kanan) dan PLT. Kadis Kelautan dan perikanan Raja Ampat, Jhosep Mirino (kiri) saat ditemui awak media. foto: (Moh Awin Macap)

CYBER88 | Raja Ampat – Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, menunjuk Dr. Jhosep Mirino, sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Raja Ampat, menggantikan Yusdi Lamatenggo, yang saat ini sudah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Papua Barat Daya.

Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan di Aula pertemuan Dinas Perikanan Kabupaten Raja Ampat, Rabu (12/7/2023) dan disaksikan oleh Setda Raja Ampat, Yusuf Salim, berserta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Kepada Sejumlah awak media di Kota Waisai, Yusdi Lamatenggo, menyatakan ,bahwa terdapat program-program pokok yang harus laksanakan. Di antaranya adalah pemberdayaan masyarakat pesisir. 

Terkait program strategis itu, Yusdi berharap agar program itu pun intens dilakukan oleh Pelaksana Tugas yang saat ini sudah tunjuk dan dipercayakan oleh Bupati untuk memimpin
dinas Kelautan dan Perikanan Raja Ampat.

Menurut Yusdi, berdasarkan UU 23 yang baru kewenangan Pemerintah Kabupaten sedikit memiliki keterbatasan kewenangan soal pengelolaan kelautan.Terutama dalam sisi pengawasan. 

"Namun dengan adanya keterbatasan itu bukan berarti membuat kita tidak bisa berkerja, kita tetap akan berkerja, yang mana tugas pokok Dinas Perikanan adalah memberdayakan masyarakat Pesisir", terangnya.

Yusdi menjelaskan, Pemberdayaan masyarakat pesisir setidaknya memiliki tiga aspek. Tiga aspek tersebut adalah aspek penangkapan ikan bagi usaha kecil, aspek budidaya dan aspek pengolahan. "Tiga aspek ini harus kita dorong" imbuh Yusdi.

Terkait tiga aspek tersebut, Mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Raja Ampat mengaku, dirinya sudah melakukan koordinasi internal dengan lembaga terkait di lintas provinsi. Untuk aspek penangkapan akan dibangun Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI).

Pangkalan pendaratan ikan tersebut menjadi sentral aktivitas perikanan di Raja Ampat. Upaya ini juga dilakukan dalam rangka untuk memberikan rangsangan bagi para nelayan di wilayah Raja Ampat. Selain itu, beberapa aspek lainya juga sudah dilakukan koordinasi di provinsi.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Raja Ampat, Dr. Joshep Mirino, mengatakan, program prioritas Dinas Kelautan dan Perikanan akan terus didorong.
Ia juga mengaku akan melaksanakan program-program dinas yang belum sempat didorong oleh kepala dinas sebelumnya.

" Tentunya program-program strategis dinas ini akan terus kami dorong. Saya juga sangat mendukung program-program yang sudah dilakukan oleh kepala dinas sebelumnya. Mengingat kita di Raja Ampat ini wilayah kelautan maka program yang menyentuh masyarakat pesisir ini sangat perlu", singkat Mirino.

Ia juga berharap agar tingkat koordinasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Raja Ampat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya intens dilakukan sehingga program perikanan di Raja Ampat bisa berjalan secara berkesinambungan.

Komentar Via Facebook :