Paguyuban Banten Kesucian Rayakan Milad ke 5
CYBER88 | Jakarta, -- Paguyuban Banten Kasucian (PBK) menggelar Milad ke-5 pada Sabtu malam (15/7) di Kampung Bulak Jaya, Kelurahan Pulo Gebang Cakung Jakarta Timur. Dalam acara tersebut sekaligus pemberian simbol makna dan logo lambang PKB.
Acara milad yang ke-5 dihadiri oleh pengurus dan guru guru Paguyuban Banten Kesucian diantaranya Kiyai Asnama, Mba Jamrong, Pak Sikam, Pembina PBK Bang Samsul, Bang Ipuel, Para Pengurus RT/RW,Pak RW Yamin nurohim, Ustad Rohendi, Ustad Muh Arip Sulhan, Ustad encing Rahmad, Pak Tias dan uda Rijal.
Disela sela santapan malam, Bang Samsul mengatakan, Paguyuban Banten Kesucian tidak dari banten tetapi dari berbagai suku nusantara dengan kearah batin walaupun berbeda suku tetap satu tujuan dengan jiwa visi misi masyarakat yang bertakwa.
Kata dia, Ada beberapah masa yang dan kita belajar dengan Kiyai Asnama dan terbentuklah PBK yang di artikan Paguyuban Banten Kesucian.
Paguyuban adalah suatu wadah dan membina para murid - murid yang ada di nusantara kita bentuk mengandung arti bahwa ilmuwan yang kita ambil lewat banten untuk kesucian pembinaan suci siu rasa jung pikir. "Ucap Bang Samsul.
"PBK yang sudah tersebar luas anggota mencapai ke Papua Jabodetabek, Papua hingga Singapur total anggota sekitar 500 anggota yang terdaftar yang inti mencapai 100.
Kalau yang inti untuk soal kegiatan yang seperti sekarang kita adakan milad ke-5 dan terus berkembang,"
Semoga Milad yang ke-5 ini PBK menjadi solid guyub dan menjaga persaudaraan dan menambah wawasan hingga menyebar luas ke nusantara jaya PBK," Harapnya.
Bang Ipuel ketua panitia mengucapkan terimakasih atas sumbangsih semua pihak terutama para donatur dalam mensuport milad yang ke 5 tahuni ini sehingga acara bisa terlaksana.
"Tidak lupa kami juga ucapkan terimakasih kepada tuan rumah yang sudah memberikan tempat acara yang sekarang ini terlaksana,"Sebutnya.
Semoga apa yang teman - teman berikan mendapat balesan dan mendapat amal kebaikan dari Alla SWT hingga sukses tidak ada halangan dan kendala.tutup Bang Ipul (APIP)


Komentar Via Facebook :