Seorang Istri Ketahuan Suami Menegak Miras di Cafe, Sekretaris PP PAC Banjaranyar : Akibat Lemahnya Pengawasan dari Pemilik

Seorang Istri Ketahuan Suami Menegak Miras di Cafe, Sekretaris PP PAC Banjaranyar : Akibat Lemahnya Pengawasan dari Pemilik

CYBER88 | Tasikmalaya - Cafe Benteng merupakan salah satu Cafe & Resto yang beralamat di Jl Bebedilan No. 3 Cilembang Kota Tasikmalaya Jawa Barat. 

Cafe & Resto Benteng memiliki tempat yang cukup strategis dan tempat yang nyaman untuk para pengunjung dan penggemar kopi khususnya. 

Fandi Gustiawan suami dari IC, salah satu pegawai Cafe & Resto Benteng saat diwawancarai Cyber88.co.id  Rabu (30/8) menyampaikan bahwa dirinya sebagai suami IC sangat terkejut saat mengetahui istrinya VC diduga sedang menegak minuman keras (Miras).

Saya sangat terkejut saat istri saya nelpon (Video Call) selasa (29/8) sekitar tengah malam, dan terlihat istrinya sedang memegang gelas yang diduga minum minuman keras. 

Saya sempat melihat  istri saya menenggak minuman keras dan dia sempat bilang dalam bahasa Sunda (nginum atuh, mabok atuh)," ucap Pandi menirukan ucapan IC. 

Padahal sebelumnya, istri saya belum pernah mengkonsumsi Miras atau minuman yang ber'alkohol," Imbuh dia.

Lanjut Fandi, setelah berpikir beberapa saat. Sekitar jam 01.30 wib, dirinya memutuskan untuk berangkat dari rumahnya yang beralamat di Dusun Pangadegan rt 02 rw 02 Desa Cigayam Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis Jawa Barat menuju Tasikmalaya ketempat dimana istrinya bekerja. 

"Namun, saat diperjalanan, saya nelpon (Video Call) ke istri saya dengan maksud minta share lokasi dimana tempat dia bekerja. Saat itu, istri saya terlihat berada didalam ruangan atau kamar dan posisi istri saya sedang tidur terlentang diatas ranjang sambil nonton TV. selanjutnya, HP istri saya tidak bisa dikomunikasi atau tidak aktip," Tuturnya.

Menurut dia sepengetahuannya, Cafe & Resto Benteng hanya menjual Kopi dan makanan dan tidak pernah menjual miras dalam bentuk apapun.

Tapi koo bisa istri saya beserta rekan - rekannya. mengkonsumsi Miras ungkapnya dengan nada bingung. HP istri saya baru aktip kembali sekitar jam 06.30 wib. Saya merasa heran, kenapa ko karyawan bisa bebas konsumsi alkohol, dimana letak pengawasan pemilik Cafe & Resto Benteng," keluh Fandi. 

IC, saat ditemui di tempat kerjanya menjelaskan bahwa yang minum sebanyak 7 orang. IC, WD, AN beserta 4 orang laki - laki temen dari WD dan AN, namun saya tidak kenal ke 4 orang laki - laki tersebut. 

Saya minum, atas keinginan sendiri mengikuti rekan - rekan. setelah minum dicafe, saya beserta 6 orang lainnya berangkat menggunakan mobil menuju kesebuah hotel. 

Disana, kita semua minum lagi. Setelah beres minum, saya beserta dua temen cewe WD dan AN tidur sekamar. Sedangkan 4 orang laki - laki misah kamar" terang  IC. 

Adapun masalah rumah tangga saya dengan Fandi, saya nyatakan sampai disini atau minta cerai. tTdak akan terjadi kejadian ini, kalau ada orang yang peduli terhadap saya, saya merasa pusing dan hidup sendiri', keluh IC. 

Haji Dedi, selaku pemilik Cafe Benteng saat dihubungi Cyber88 mengatakan, dirinya sedang berada di Panjalu dan sangat terkejut mendengar kabar ini dari media. 

Ia pun merasa tak percaya dengan adanya kabar tersebut. 

Selama ini, saya sangat tegas kepada karyawan. bahkan, sebelumnya ada oknum karyawan yang mengkonsumsi Miras langsung saya pecat," tegasnya. 

Dengan adanya kejadian ini, saya akan tingkatkan pengawasan dan lebih tegas lagi kepada karyawan. Dalam dunia bisnis seperti ini, tentunya saya berharap mendapatkan rezeki yang halal. 

"Jadi, ditempat Cafe saya, jangankan menjual sejenis Miras, mengkonsumsi pun dilarang,"Ujarnya. 

Menyikapi hal tersebut, Padli, Sekertaris Pemuda Pancasila PAC Banjaranyar MPC Ciamis menilai bahwa adanya kejadian dimana istri anggota PAC Banjaranyar mengkonsumsi miras ditempat kerjanya merupakan kelalaian dalam pengawasan.

"Ini jelas - jelas merupakan sebuah kelalaian dalam pengawasan dari pemilik Cafe Benteng. Tentunya, pemilik Cafe Benteng harus bisa memfasilitasi menghadirkan orang - orang yang saat itu diduga membawa Miras ke Cafe tersebut. 

Karena, tidak terjadi hal demikian yang berdampak hancurnya rumah tangga anggota Ormas Pemuda Pancasila PAC Banjaranyar', Kata Padli. ( Samsu )

Komentar Via Facebook :