FKDKM KSG Fasilitasi Pertuni Kota Cilegon Giatkan Anggota Membaca Alquran Braille
Kegiatan Pertuni Kota Cilegon dalam giat belajar mengajar mengaji dan membaca Alquran Braille
CYBER88 | Cilegon— Para tunanetra yang tergabung dalam Yayasan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Cilegon bersemangat dalam kegiatan membaca Alquran Braille yang diadakan di Masjid Al-Muthowir, Jl. KH. Yasin Beji, Kel, Kotabumi Kec, Purwakarta Kota Cilegon. Sabtu (23/9).
Kegiatan mengaji dan membaca Alquran Braille ini di lakukan 2 minggu sekali dengan jumlah peserta 30- 35 orang penyandang tuna netra.
Adik Rifai Ketua Pertuni Kota Cilegon sangat berterima kasih atas apa yang sudah diberikan oleh para pendukung yaitu FKDKM Masjid ALMuthowir, Sahabat Mata juga para donatur hang selama ini mensuport kegiatan ini.
" Saya mewakili teman-teman dari Yayasan Pertuni mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan mengaji dan membaca Alquran Braille ini baik yang menyediakan sarana dan prasarana juga tenaga. Dengan adanya kegiatan ini kami tidak lagi buta atau awam akan Alquran Braille. Disini kami diajarkan mengaji dan membaca, Setidaknya kami sudah mulai melek dengan belajar Kalam Ilahi yang diajarkan melalui Alquran Braille ini."
Adapun kendala yang dirasakan selama belajar Adik Rifai hanya mampu berharap bahwa semua anggotanya bisa ikut serta mengikuti kegiatan yang mulia ini.
Ketua Pertuni Cilegon Adik Rifai.
" Saya itu satu-satunya yayasan yang ingin anggotanya berkurang, Namun semakin banyak saja yang ingin bergabung di Pertuni ini. Banyak teman-teman yang ingin mengikuti acara ini karena sarana dan prasarana yang terbatas mereka hanya bisa mengisi jika ada peserta yang sakit atau berhalangan hadir. Selama ini kami di antar dan di jemput oleh pihak FKDKM. begitu juga penyediaan makanan dan minuman semua mereka yamg sediakan. Kami tinggal niatnya saja untuk belajar disini, tanpa memikirkan yang lain. tinggal kemauan kita saja." terangnya.
Sementara Ahmad Jufri sebagai salah satu pengurus Forum DKM KS Grup memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan membaca Alquran Braille .
Ini yang ke 5, awal dibuka traning membaca Alquran Braille beberapa bulan lalu oleh Asda 1 Kota Cilegon dan di tutup Wakil Walikota Cilegon, Kami dibantu dengan Yayasan Sahabat Mata juga Ummi Maktum Voice. diawal hanya 25 peserta yang mengikuti. dan dari 25 orang itu tersaring 5 orang yang terpilih untuk bisa mengajar kelanjutan pembelajaran baca Qur'an braille ke Semarang guna mempelajari lebih dalam bagaimana cara membaca Alquran Braille. Dan 5 orng tersebut yang saat ini menjadi tutor.di kegiatan ini. jadi tutor tidak harus memanggil tutor dari Sahabat mata di Semarang." Katanya.
Sepanjang perjalanan kegiatan ini tentunya masih membutuhkan masukan -masukan dan pe gamatan dari para pemuka agama atau tokoh-tokoh yang ahli di bidangnya.
" Melihat antusias peserta yang setiap kegiatannya ini semakin bertambah saya ingin kegiatan ini tidak berhenti sampai disini. Malah kami lagi berfikir bagaimana jika kegiatan ini di legalkan menjadi Majelis Taqlim atau sejenisnya. akan kami komunikasikan dengan yang lebih memahami." jelasnya.
Ditanyakan terkait kendala Ahmad Jupri hanya tersenyum dan menyampaikan bahwa Forum untuk saat ini masih memiliki dana dan melihat keadaan yang saat ini ia mulai merasa khawatir.
"Untuk sekarang dana masih ada namun melihat peserta yang semakin lama semakin bertambah tentunya kami tidak bisa menanganinya sendiri, perlu dukungan dari para donatur baik industri dan juga pemerintah. terima kasih untuk makan siang hari ini persembahan dari ibu Anni komplek Puri Krakatau Hijau blok E2/8 .Untuk itu saya mengajak siapa saja yang ingin membantu silahkan datang dan melihat kegiatan kami. Ini tangung jawab kita bersama siapa lagi yang peduli selain kita." Tutupnya.


Komentar Via Facebook :