Tak Pasang Papan Proyek, Rehab Gedung SDN Gandasari 1 Disorot Warga
CYBER88 | Majalengka, -- Pembangunan rehap ruang kelas di SDN Gandasari Kasokandel Majalengka mendapat sorotan dari warga sekitar. Pasalnya, dalam pembangunan sekolah tersebut tidak ada papan informasi proyek sehingga masyarakat tak mengetahui sumber anggaran dari mana, siapa pelaksana, dikerjakan berapa lama berapa pagu anggaran serta spesifikasi pekerjaan konstruksi.
Sementara, sesuai amanah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 menandaskan bahwa setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiaya negara wajib memasang papan nama Proyek.
HR, warga Kasokandel mengatakan bahwa dalam hal ini masyarakat berhak mengetahui. Sebab, partisipasi masyarakat menjadi salah hal yang penting untuk mewujudkan transparani.
Partisipasi masyarakat dalam pengawasan, menurut dia, merupakan salah satu hal yang diperlukan agar pelaksanaan pembangunan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan keterlibatan masyarakat yang semakin tinggi, maka berbagai kebijakan pembangunan daerah akan dapat merepresentasikan kepentingan masyarakat luas.
Kami berharap agar dinas terkait tidak terkesan tutup mata dan tidak menganggap bahwa papan informasi proyek merupakan hal sepele,” Ujar HR pada Cyber88.co.id, Senin (18/12/2023).
Hal senada disampaikan oleh AS salah satu warga yang tak jauh dari SDN Gandasari. Ia berharap adanya transparansi pada publik
“Kami meminta pada pelaksana pekerjaan tidak menyepelekan papan proyek supaya warga mengetahui informasi terkait pekerjaan di SDN Gandasari supaya hasilnya dapat secara maksimal dirasakan oleh warga,” Katanya.
Sementara itu, Jajang pihak pelaksana yang ada di lokasi pekerjaan, saat ditemui Cyber88.co.id membenarkan bahwa papan informasi proyek tidak dipasangkan.
Menurutnya, pekejan proyek rehabilitasi ruangan kelas sebanyak 3 lokal, dengan total anggaran kurang lebih Rp.200 juta.
“Pekerjaan yang kami laksanakan ini membongkar atap genteng, memasang plafon, kusen jendela, pintu, tempat duduk siswa dll nya. Dari ketiga ruangan kelas tersebut, kalau terkait papan informasi belum dipasangkan, pihak kami sudah menyampaikan kepada saudara Ega", Terangnya.
Jajang menyebut, pemilik CV merupakan orang Lemahsugih yaitu Endin. Sementara para pekerja berasal dari Wado Sumedang.
“Kalau lebih jelasnya, silahkan sampaikan ke pak Ega,” Kata Jajang.
Melaui telepon WhatsApp Jajang, Ega yang mengaku kepercayaan dari pelaksana mengatakan bahwa papan informasi proyek akan segera dipasang. (Tatang).


Komentar Via Facebook :