PT Astrik Anugrah Diduga Kongkalikong Dengan Kabid PJJ Dinas Binamarga
CYBER88 | BATAM - Seorang oknum Kabid di Dinas Bina Marga Kota Batam diduga melakukan praktek nepotisme sejumlah paket Penunjukan Langsung (PL).
Hal ini diketahui berdasarkan penuturan salah satu narasumber yang menilai penunjukan dalam pengerjaan proyek didominasi oleh salah satu perusahaan.
Tidak hanya itu, diduga kuat, perusahaan konsultan yang mengerjakan proyek - proyek tersebut memiliki hubungan saudara dengan oknum di Dinas Bina Marga Kota Batam.
Menurut salah satu konsultan, "Masih banyak perusahaan kontruksi yang sudah berpengalaman dan proforsional. Namun tidak pernah mendapat paket PL pengawasan " ujar salah seorang sumber konsultan, Kamis (11/01/23)
Menurutnya, oknum tersebut diduga mendapat fee dari setiap PL yang dikerjakan.
Ketua LSM Perintis Dirza, menyoroti peranan oknum di Dinas Binamarga dimana, dalam proses penunjukan langsung proyek kepada perusahaan tersebut.
"Mengapa sangat diperioritaskan perusahaan konsultan PT. Astrik Anugrah untuk mendapat paket pekerjaan pengawasan dan perencanaan" tanya ketua LSM Perintis.
Ia juga mengungkap, setiap tahun perusahaan itu sering mendapatkan paket pekerjaan dari Dinas Bina Marga.
"Berdasarkan data yang didapatkan LSM dari LPSE bahwa perusahaan PT Astrik Anugrah setiap tahunnya banyak menguasai paket pekerjaan di Dinas Binamarga. Dan memang itu sudah diatur oleh Kabid PJJ yang tak lain masih ada hubungan erat persaudaraan dengan PT Astrik Anugrah" kata Dirza
Diminta pihak kejaksaan supaya mengusut dugaan permainan oknum Kabid PJJ yang selama ini sudah menjadi buah bibir dikalangan konsultan karena ketidak adilan dalam membagi paket PL pengawasan dan perencanaan.
"Banyak konsultan kecewa dan minta pihak penegak hukum supaya turun tangan mengusut dan menyelidiki adanya dugaan permainan kotor oknum pejabat Dinas Binamarga inisial Dhr" ucapnya.
Sementara Sekjen LSM Alarm Indonesia, Ucok mengungkapkan agar kasus dugaan adanya permainan oknum pejabat Dinas Bina Marga segera diusut oleh pihak kejaksaan, karena itu merupakan monopoli.
"Memang kami sudah sering mendapat keluhan dari konsultan yang lain bahwa mereka sering dipersulit oleh oknum Kabid PJJ untuk mendapat paket PL pekerjaan pengawasan maupun perencanaan sampai saat ini tidak tahu apa alasan dari pihak Dinas Binamarga" jelasnya lebih lanjut.
Ucok mengharapkan agar permasalahan tersebut itu segera diselidiki oleh pihak Kejari Kota Batam.
"Jadi rata- rata paket PL pengawasan dan perencanaan dikuasai oleh kolega Kabid PJJ karena Dhr berhak menunjuk yang kayak mendapatkannya. Permasalahan itu harus segera diusut oleh pihak kejaksaan" tegasnya menutup.
Sewaktu dikonfirmasikan hal itu ke Kabid PJJ , Dohar hasibuhan selalu gugup ketika ditanya soal berapa jumlah paket PL pengawasan dan perencanaan, dan soal perusahaan PT Astrik Anugrah yang banyak menguasai paket PL.
Ketika dikonfirmasikan lewat whatshapp pemilik PT Astrik Anugerah justru tidak ada jawaban.


Komentar Via Facebook :