Rusaknya Jalintim Akibat Terdampak Banjir, Dirjen PUPR BPJN Sigap Benahi Jalan Berlobang

Rusaknya Jalintim Akibat Terdampak Banjir, Dirjen PUPR BPJN Sigap Benahi Jalan Berlobang

CYBER88 I PELALAWAN - Rusaknya ruas jalan lintas timur (jalintim) wilayah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Riau, akibat terdampak genangan banjir dari Sungai Kampar, membuat badan jalan banyak berlobang.

Untuk mengantisipasi kelancaran jalintim, kini Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) langsung sigap turun tangan memperbaik sejumlah titik lokasi yang hancur. 

Pantauan CYBER88.co.id di TKP, Senin (29/01) melaporkan, akibat besarnya volume lalu lintas membuat beban jalan yang terendam genangan air banjir terkelupas. Guna melancarkan para pemakai jalan, pihak Badan polres Pelalawan dan tim gabungan Pemda setempat turut ambil bagian membantu kelancaran kemacetan, dimana pihak BPJN telah sepekan ini proaktif menutup setiap lobang yang menganga karena bencana banjir.

Sementara informasi diperoleh dari pihak Kasatker BPJN, Ericson bahwa Kementerian PU langsung langsung ke lokasi,  berupaya menangani kerusakan jalan nasional melalui upaya tanggap darurat.

Penanganan antara lain meliputi pemasangan rambu-rambu peringatan jalan berlubang serta membentuk tim untuk melakukan penutupan lobang.

" PPK Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Riau telah berupaya perbaiki, bekerjasama dengan stakeholder terkait guna membantu kelancaran akses transportasi dj jalan lintas nasional," ungkap Ericson. 

Secara teknis untuk pelaksanaan kegiatan perbaikan jalan berlubang di Jalan Lintas Timur tepatnya di titik km 81-84 yang diakibatkan banjir, yang sebelumnya Sat Lantas Polres Pelalawan menutup lubang menggunakan potongan-potongan kayu sebagai antisipasi awal agar kendaraan tidak mengalami kendala akibat jalan berlubang, yang kemudian ditindak lanjut oleh Kementrian PUPR PPK 2.2 Provinsi Riau dan PT Tripa Abadi dengan melakukan perbaikan dan perbaikan.

Sementara untuk penambalan Jalan berlubang dengan menggunakan aspal yang diakibatkan banjir di Jalan Lintas timur km 78 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan kuras, Kabupaten Pelalawan.

Kemudian penambalan jalan berlubang dengan menggunakan aspal yang diakibatkan banjir di Jalan Lintas timur km 81 Desa Kemang serta penambalan sementara jalan berlubang dengan menggunakan material sertu yang dibungkus kedalam karung di Jalan Lintas timur km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Memang bencana banjir yang terjadi beberapa waktu terakhir membuat akses transportasi penghubung lintas provinsi tersebut sempat menjadi sorotan. Untuk itu, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasioanal (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Riau BPJN Riau langsung turun dengan bersinergi bersama aparat kepolisian dan pihak-pihak terkait. 

Dapat dilaporkan sementara, hingga kini guna memperlancar macet, arus lalin dari Pangkalan kerinci dan sebaliknya dari Pangkalan kuras, sistem buka tutup masih tetap diberlakukan  oleh pihak Lantas setempat, menunggu debit airnya betul -betul surut total.*

Komentar Via Facebook :