Peran Pemerintah dalam Mewujudkan Mitigasi Bencana yang Inklusif di Kota Cimahi
CYBER88 | Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, termasuk bagi penyandang disabilitas. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah penyelenggaraan sosialisasi mitigasi bencana bagi teman tuli yang berlangsung di Aula Kecamatan Cimahi Utara pada Kamis (13/02).
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa seluruh warga, tanpa terkecuali, memiliki akses terhadap informasi kebencanaan.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan sekolah luar biasa dan organisasi penyandang disabilitas, guna memperkuat kolaborasi dalam membangun sistem mitigasi bencana yang lebih inklusif.
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Mochamad Ronny, menegaskan bahwa mitigasi bencana harus menjadi perhatian utama bagi daerah dengan potensi risiko tinggi seperti Cimahi.
“Kita tidak boleh hanya bereaksi saat bencana terjadi, tetapi harus siap dengan berbagai langkah pencegahan, termasuk memahami tanda-tanda alam dan menyiapkan proses evakuasi yang aman bagi semua,” katanya.
Selain itu, Ronny juga menyoroti perlunya penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang ramah disabilitas dalam penanganan bencana.
“Ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah agar dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan aksesibilitas informasi bagi penyandang disabilitas, terutama dalam bahasa isyarat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menekankan bahwa kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci dalam menghadapi bencana.
“Penting bagi kita untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas juga mendapatkan pelatihan mitigasi yang setara agar mereka dapat menghadapi keadaan darurat dengan lebih percaya diri,” ujarnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat (PLJ) yang membantu menyampaikan materi secara inklusif.
Upaya ini mencerminkan langkah proaktif pemerintah dalam mengedepankan kesetaraan akses terhadap informasi kebencanaan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan teman tuli di Kota Cimahi dapat lebih siap dan mandiri dalam menghadapi potensi bencana.
Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk terus memperkuat sistem mitigasi bencana yang inklusif, guna menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat.


Komentar Via Facebook :