DPRD Maluku Kawal Kepemimpinan Baru: Harapan dan Tantangan di Depan Mata
CYBER88 | Ambon – DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat paripurna pada Rabu (5/3) untuk mendengarkan pidato perdana Gubernur Maluku periode 2025-2030, Hendrik Lewerissa. Dalam forum tersebut, DPRD menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif guna memastikan pemerintahan berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Rakyat Maluku menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru ini. DPRD siap mengawal, mendukung, sekaligus mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak pada kesejahteraan masyarakat," tegas Watubun.
Dalam pidatonya, Hendrik Lewerissa memperkenalkan visi "Sapta Cinta Lawamena" yang mencakup tujuh agenda strategis pembangunan, mulai dari tata kelola pemerintahan yang bersih hingga optimalisasi potensi maritim. Namun, DPRD mengingatkan bahwa tantangan besar menanti, terutama dalam hal pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
"Maluku bukan hanya Ambon. Wilayah-wilayah terpencil harus mendapat perhatian serius, baik dalam infrastruktur, pendidikan, maupun layanan kesehatan," ujar Watubun.
Dengan tingkat kemiskinan yang masih tinggi dan keterbatasan fiskal daerah, DPRD menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan akan sangat bergantung pada efektivitas eksekusi kebijakan dan kerja sama antara pemerintah daerah dan legislatif.
Sementara optimisme mengiringi awal kepemimpinan Lewerissa, DPRD Maluku berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan setiap janji politik dapat diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat Maluku.


Komentar Via Facebook :