Media Non-Mainstream di Klaten Mengeluhkan Diskriminasi
CYBER88 | Klaten — Media non-mainstream di Klaten mengeluhkan diskriminasi yang mereka alami dalam menjalankan tugas jurnalistik. Mereka merasa tidak diakui dan tidak diperlakukan sama dengan media mainstream. Sabtu 30 Maret 2025
Menurut seorang pewarta, diskriminasi ini tercermin dalam kebijakan Pemerintah Kabupaten Klaten yang tidak mengundang semua media untuk menghadiri acara ramah tamah dengan Bupati Klaten.
"Padahal, berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten, tercatat kurang lebih 90 media yang beroperasi di wilayah Klaten," ujarnya.
Pewarta lainnya menambahkan bahwa diskriminasi ini tidak hanya terjadi dalam hal undangan, tetapi juga dalam hal akses informasi dan perlakuan dari pemerintah.
"Kita di lindungi oleh konstitusi, namun kenapa kita masih di diskriminasi?" tanyanya.
Mereka berharap bahwa pemerintah dapat memahami dan menghargai peran media non-mainstream dalam menjaga kebebasan pers dan demokrasi di Klaten. (Agus STP)


Komentar Via Facebook :