ASDP Kerahkan KMP Jatra I untuk Perkuat Distribusi Bantuan dan Pemulihan Bencana di Sumatera
CYBER88 | Jakarta, — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera dengan mengerahkan armada tambahan. Setelah sebelumnya mengoperasikan KMP Jatra II, ASDP kini menurunkan KMP Jatra I sebagai kapal kedua yang difokuskan untuk memperkuat distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
KMP Jatra I dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 Desember 2025, melayani lintasan Tanjung Priok–Belawan–Lhokseumawe–Sibolga–Teluk Bayur, dengan penyesuaian terhadap kondisi operasional di lapangan. Kehadiran kapal ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan penyaluran bantuan, khususnya di tengah keterbatasan akses darat akibat bencana.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa pengerahan KMP Jatra I merupakan wujud tanggung jawab sosial dan moral perusahaan untuk terus hadir bersama masyarakat pada masa pemulihan.
“Pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Dengan mengerahkan kapal kedua, ASDP memastikan distribusi bantuan dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit,” ujar Heru. 13 Desember 2025
KMP Jatra I memiliki spesifikasi teknis yang andal dengan bobot 4.145 GT, panjang 81 meter, dan lebar 15,6 meter. Kapal ini mampu mengangkut hingga 700 penumpang, 54 unit kendaraan campuran, serta memiliki kapasitas angkut mencapai 420 ton, sehingga efektif untuk membawa bantuan logistik, peralatan pendukung, dan relawan kemanusiaan ke berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Seiring pengerahan KMP Jatra I, ASDP juga membuka fasilitas penyaluran bantuan kemanusiaan secara gratis bagi masyarakat, korporasi, dan institusi yang ingin berpartisipasi dalam upaya pemulihan bencana. Fasilitas ini ditujukan untuk mempermudah distribusi bantuan ke Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara terkoordinasi dan bertanggung jawab.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi kunci percepatan pemulihan di wilayah terdampak. ASDP membuka ruang partisipasi seluas-luasnya agar kepedulian publik dapat tersalurkan secara efektif dan tepat guna.
“Melalui sinergi dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, kami berharap bantuan yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata dan merata bagi warga terdampak bencana,” ujar Windy.
Sebelumnya, ASDP telah merelokasi KMP Jatra II untuk melayani lintasan bantuan dari Teluk Bayur menuju Sibolga. Kapal tersebut mengangkut berbagai kebutuhan pokok seperti beras, kasur, elpiji, dan sembako, serta alat berat berupa tujuh unit excavator dan dua unit dump truck guna mendukung percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak. Dengan pengerahan KMP Jatra


Komentar Via Facebook :