Arus Penyeberangan Nataru H-4: Penumpang Jawa–Sumatera Turun, Sumatera–Jawa Naik
CYBER88 | Merak – Bakauheni — Pergerakan penumpang dan kendaraan pada arus Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di lintasan Jawa–Sumatera dan Sumatera–Jawa menunjukkan tren berbeda pada H-4.
Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama periode 21 Desember 2024 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat 128 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan dari Jawa ke Sumatera.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 35.954 orang, atau turun 23,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 46.883 orang. Penurunan juga terjadi pada total kendaraan yang menyeberang, yakni 8.905 unit, atau turun 21,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.337 unit.
Secara rinci, kendaraan roda dua tercatat 1.064 unit (turun 24,3 persen), kendaraan roda empat 4.053 unit (turun 32,7 persen), truk 3.437 unit (turun 1,2 persen), dan bus 351 unit (turun 17,8 persen).
Sementara itu, secara kumulatif sejak H-10 hingga H-4, total penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 219.535 orang, atau turun 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan tercatat 56.233 unit, relatif stabil dengan penurunan tipis 0,2 persen.
Sebaliknya, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data Posko Bakauheni, selama periode yang sama tercatat 109 trip kapal beroperasi.
Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 36.517 orang, atau naik 12,8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 32.377 orang. Total kendaraan yang menyeberang juga meningkat menjadi 8.392 unit, atau naik 13 persen dari realisasi tahun lalu.
Peningkatan terjadi pada seluruh jenis kendaraan, antara lain kendaraan roda dua 950 unit (naik 32,9 persen), kendaraan roda empat 4.002 unit (naik 6,8 persen), truk 3.033 unit (naik 17,1 persen), serta bus 407 unit (naik 9,7 persen).
Adapun secara kumulatif H-10 hingga H-4, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 210.649 orang, atau turun 1,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, total kendaraan justru mengalami peningkatan menjadi 53.460 unit, atau naik 4,4 persen.
Perbedaan tren ini mencerminkan dinamika pergerakan masyarakat menjelang puncak libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus menjadi perhatian dalam pengelolaan layanan penyeberangan di lintasan utama Merak–Bakauheni.


Komentar Via Facebook :