PLN dan FPRB Kota Cilegon Luncurkan Website Cilegonsiaga.com, Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana

PLN dan FPRB Kota Cilegon Luncurkan Website Cilegonsiaga.com, Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana

CYBER88 | CILEGON – Program Desa Siaga Bencana hasil kolaborasi antara PLN UPT Cilegon dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Cilegon resmi ditutup dengan acara puncak berupa launching website Cilegonsiaga.com, Senin (29/12/2025), bertempat di Lingkungan Dermaga Malang, Kelurahan Gerem. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 undangan dari unsur pemerintah, masyarakat, relawan, media, dan stakeholder terkait.

Program Desa Siaga Bencana ini berlangsung selama sembilan hari, mulai Senin, 22 Desember 2025 hingga Senin, 29 Desember 2025, dengan berbagai rangkaian kegiatan edukasi, pembinaan, aksi lingkungan, serta penyaluran bantuan kebencanaan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi siaga bencana di SMPN 9 Cilegon pada Senin (22/12), dilanjutkan pembentukan Desa Siaga Bencana di Kelurahan Cikerai pada Selasa (23/12). Pada Rabu (24/12) dilaksanakan pembinaan Bank Sampah Menderma di Lingkungan Gerem, kemudian aksi lingkungan Clean Up Day dan pembangunan infrastruktur Kali Gerem pada Kamis (25/12).

Selanjutnya, pada Jumat (26/12) dilakukan pemberian bantuan bagi rumah roboh akibat angin kencang di Kelurahan Kotabumi. Kegiatan berlanjut pada Sabtu (27/12) dengan pembentukan Remaja Genre Siaga Bencana, dan ditutup pada Senin (29/12) dengan launching website serta pemberian bantuan kepada FPRB.

Ketua FPRB Kota Cilegon, H. Hasbi Sidik, menjelaskan bahwa peluncuran website Cilegonsiaga.com merupakan bagian dari upaya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan edukasi dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana.

“Hari ini kita launching website Remaja Siaga Bencana. Ini adalah kolaborasi antara PLN dan FPRB. Website ini berfungsi untuk edukasi sekaligus pemberitahuan informasi kebencanaan di Kota Cilegon. Walaupun fokusnya Cilegon, tapi aplikasinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam penanganan bencana, yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

“Urusan bencana ini adalah kepentingan bersama. Tanpa media, edukasi tidak akan sampai. Tanpa edukasi yang benar, media juga sulit menyampaikan informasi dengan tepat. Lima unsur ini harus berjalan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Manager PLN UPT Cilegon, Eka Anissa Ambarani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

“Program Desa Siaga Bencana ini sudah berjalan kurang lebih sembilan hari. Kegiatannya meliputi edukasi ke sekolah, clean up lingkungan sungai, bantuan infrastruktur, emergency kit, chainsaw, dan berbagai perlengkapan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana,” jelasnya.

Selain itu, PLN juga menyampaikan pesan keselamatan kelistrikan kepada masyarakat, khususnya terkait tingginya potensi gangguan akibat layang-layang di sekitar jaringan transmisi listrik.

Program ini melibatkan berbagai narasumber seperti BPBD Provinsi Banten, BPBD Kota Cilegon, PLN UPT Cilegon, dan FPRB Cilegon.

Sasaran kegiatan meliputi SMPN 9 Cilegon, masyarakat Kelurahan Cikerai dan Gerem, anggota Bank Sampah Menderma, serta Forum Genre Cilegon. Bantuan disalurkan kepada berbagai pihak, termasuk FPRB di sejumlah kelurahan, sekolah, komunitas masyarakat, dan kelompok pemuda.

Bentuk bantuan yang diberikan antara lain pembangunan infrastruktur untuk masyarakat Gerem, tempat sampah, tablet, rompi relawan, emergency kit, chainsaw, alat pemotong rumput, serta media edukasi berupa poster dan stiker.

Dengan adanya website Cilegonsiaga.com, diharapkan masyarakat dapat mengakses informasi kebencanaan secara cepat dan akurat, termasuk informasi cuaca terkini yang terintegrasi dengan BMKG dan platform cuaca lainnya, guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kota Cilegon.
 

Komentar Via Facebook :