Medan Curam Hambat Evakuasi, Tim Gabungan Berjuang Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
CYBER88 || KAB. BANDUNG BARAT – Proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih terus berlangsung hingga Sabtu (24/01/2026). Tim gabungan menghadapi medan yang berat dan berbahaya setelah longsor besar menutup hampir seluruh permukiman warga di Kampung Babakan RT 05 RW 11.
Material tanah, bebatuan, dan kayu dari lereng gunung menimbun sedikitnya 20 rumah warga. Dari jumlah tersebut, hanya satu rumah yang masih terlihat berdiri, sementara lainnya tertutup longsoran setinggi beberapa meter. Kondisi tanah yang labil dan licin akibat hujan menyulitkan pergerakan alat berat maupun personel di lapangan.
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, mengatakan bahwa fokus utama saat ini adalah pencarian korban yang masih dinyatakan hilang. Hingga Sabtu sore, delapan warga ditemukan meninggal dunia, sementara 82 orang lainnya masih dalam pencarian.
“Material longsor menutup hampir seluruh area permukiman. Ini menjadi tantangan besar bagi tim SAR karena kontur wilayahnya curam dan rawan longsor susulan,” ujar Asep saat meninjau lokasi.
Sebanyak 23 warga yang berhasil selamat telah dievakuasi ke tenda darurat yang disiapkan pemerintah daerah. Penanganan pengungsi menjadi prioritas, termasuk penyediaan logistik, layanan kesehatan, dan tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan rumah.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyebutkan total warga terdampak mencapai 113 orang. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten terus berkoordinasi untuk mempercepat proses evakuasi serta memastikan keselamatan petugas di lapangan.
“Keselamatan tim juga menjadi perhatian utama, karena kondisi tanah masih bergerak dan berpotensi terjadi longsor susulan,” kata Herman.
Selain upaya penyelamatan, pemerintah daerah juga mulai melakukan langkah antisipatif dengan mengevakuasi warga yang tinggal di zona rawan. Posko pengungsian sementara telah disiapkan di wilayah Desa Pasirlangu untuk menampung warga terdampak.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat bekerja tanpa henti sejak kejadian. Meski dihadapkan pada keterbatasan akses dan cuaca yang tidak menentu, proses pencarian terus dilakukan dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.
Hingga kini, BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Bandung Barat masih melakukan pendataan lanjutan serta pemantauan kondisi di sekitar lokasi bencana untuk mencegah risiko lanjutan. (Dip)


Komentar Via Facebook :