Drg. Rully Kusumawardhany, MM: Siswa SD di Cilegon Banyak Belum Tahu Vape Termasuk Rokok Elektrik

Drg. Rully Kusumawardhany, MM: Siswa SD di Cilegon Banyak Belum Tahu Vape Termasuk Rokok Elektrik

Drg Rully Kusumawardhany .MM. dalam kegiatan edukasi bersama BNN dan para pelajar SD di Cilegon.

CYBER88 | Cilegon — Drg. Rully Kusumawardhany, MM, selaku Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, mendampingi kegiatan edukasi bahaya bullying, narkotika, serta adab sehari-hari yang dilaksanakan oleh mitra BNN Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut berlangsung di lima sekolah dasar di Kota Cilegon, yakni SDN 2, SDN 3, SDN 4, SD Mardiyuana, serta SDIT Raudatul Jannah, pada Rabu (11/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Drg. Rully menemukan bahwa banyak siswa kelas 4 hingga 6 masih belum memahami bahwa vape merupakan rokok elektrik, bahkan beberapa di antaranya sudah mencoba menggunakannya.

“Kami menegaskan agar siswa menjauhi narkoba, rokok, dan vape, tidak menerima pemberian apa pun dari orang yang tidak dikenal, serta selalu menghormati orang tua dan guru,” tegasnya.
 

Ia menjelaskan bahwa vape mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi paru-paru, memberatkan kerja jantung, serta meningkatkan tekanan darah.

“Sejauh ini tidak ada manfaat vape bagi kesehatan. Vape justru merusak organ tubuh lebih cepat dan dampaknya sulit diperbaiki,” ujarnya.
 

Kegiatan edukasi ini menjadi langkah penting untuk melindungi generasi muda dari ancaman rokok, vape, dan narkoba sejak usia sekolah dasar.

Drg. Rully menambahkan, edukasi seperti ini perlu terus dilakukan karena anak-anak saat ini sangat mudah terpapar informasi dan pengaruh lingkungan, termasuk tren penggunaan vape yang sering dianggap aman padahal sangat berbahaya.

Dindikbud Kota Cilegon bersama mitra BNN berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, serta mampu saling menghargai dan mendukung hal-hal positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sebagai penutup, Drg. Rully menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai sejak usia dini melalui peran sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anak-anak dari bahaya narkoba, rokok, dan vape demi masa depan generasi penerus yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Dindikbud Kota Cilegon berkomitmen untuk terus memperkuat program edukasi dan pembinaan karakter di sekolah dasar, agar tercipta lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh zat berbahaya.

 

Komentar Via Facebook :