Gotong Royong Tangani Tanggul Sungai Dengkeng, TNI, Aparat dan Warga Bergerak Cepat di Cawas

Gotong Royong Tangani Tanggul Sungai Dengkeng, TNI, Aparat dan Warga Bergerak Cepat di Cawas

CYBER88 | KLATEN – Semangat gotong royong ditunjukkan aparat bersama masyarakat dalam penanganan darurat tanggul jebol di Sungai Dengkeng, tepatnya di Dukuh Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Kamis (6/3/2026). Penanganan dilakukan melalui kegiatan karya bakti yang melibatkan berbagai unsur lintas instansi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 20/Cawas dari Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Sukimanto, bersama para Babinsa, personel Polres Klaten, tim BPBD Kabupaten Klaten, serta perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS). Relawan dan warga sekitar juga turut ambil bagian dalam upaya penanganan tersebut.

Langkah cepat dilakukan setelah tanggul di Sungai Dengkeng dilaporkan mengalami kerusakan dengan panjang sekitar 25 meter. Kerusakan ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko bagi lingkungan dan permukiman warga apabila tidak segera diperbaiki.

Kapten Inf Sukimanto menjelaskan bahwa kegiatan karya bakti ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam merespons kondisi darurat di wilayah.

Menurutnya, sinergi antara berbagai pihak sangat penting untuk mempercepat proses penanganan sekaligus meminimalkan potensi dampak yang lebih luas.

“Melalui karya bakti ini kita bergerak bersama untuk memperkuat tanggul yang rusak agar dampaknya dapat segera dikendalikan. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan antara TNI, Polri, instansi terkait, relawan dan masyarakat sangat kuat dalam menghadapi situasi seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan masih kuatnya nilai kebersamaan dan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan bersama warga bekerja bahu-membahu memperkuat bagian tanggul yang jebol menggunakan material yang tersedia di lokasi. Penanganan sementara ini dilakukan sembari menunggu langkah lanjutan dari instansi teknis terkait.

Kegiatan karya bakti berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Sinergi antara aparat dan masyarakat tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penanganan sehingga kondisi tanggul Sungai Dengkeng dapat segera stabil dan memberikan rasa aman bagi warga di sekitar aliran sungai.(Agus STP)

Komentar Via Facebook :