Disperindag Cilegon Sidak Pasar dan Swalayan, Temukan Produk Kedaluwarsa
CYBER88 | CILEGON — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan toko swalayan, Jumat. 13/3/2026.
Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, keamanan produk, serta ketepatan timbangan menjelang kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan.
Kepala Disperindag Kota Cilegon, Didin S. Maulana, mengatakan sidak dilakukan di beberapa titik, di antaranya Pasar Kelapa (Blok F) serta sejumlah toko swalayan di wilayah Kota Cilegon.
“Alhamdulillah tadi pagi sampai siang kami melakukan sidak ke beberapa lokasi, mulai dari pasar hingga toko swalayan. Kami mengecek ketersediaan barang, memastikan produk yang dijual masih layak konsumsi, serta memastikan timbangan yang digunakan sesuai dengan ketentuan,” ujar Didin.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sejumlah produk yang sudah kedaluwarsa di salah satu toko swalayan. Produk tersebut langsung diamankan oleh petugas dan pihak pengelola swalayan diberikan teguran.
“Ditemukan produk yoghurt yang sudah kedaluwarsa. Produk tersebut langsung kami amankan dan pihak swalayan kami berikan teguran agar lebih teliti dalam memonitor barang dagangan sehingga produk yang sudah kedaluwarsa tidak dipajang,” katanya.
Selain itu, petugas juga menemukan timbangan di salah satu toko yang belum dilakukan tera atau pengujian kelayakan. Petugas meminta pihak toko untuk segera membawa timbangan tersebut ke unit pelayanan tera untuk dilakukan pengesahan.
“Kami juga menemukan timbangan yang belum ditera. Tadi langsung kami minta agar dibawa ke tempat tera supaya disegel dan dinyatakan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Sementara itu, terkait harga bahan pokok di pasaran, Didin menyebut sebagian besar masih stabil dan ketersediaannya aman. Namun untuk komoditas cabai masih mengalami kenaikan harga.
“Cabai rawit merah masih cukup tinggi. Di Pasar Kelapa tadi hampir mencapai Rp100 ribu per kilogram, sedangkan di Pasar Kranggot sekitar Rp80 ribu per kilogram dan di swalayan bisa sampai Rp140 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Menurutnya, kenaikan harga cabai tersebut dipengaruhi oleh hukum pasar, yakni ketika pasokan terbatas sementara permintaan meningkat.
“Kalau cabai memang mengikuti hukum pasar. Ketika suplai sedikit dan kebutuhan meningkat maka harga akan naik. Namun untuk bahan pokok penting seperti beras, minyak goreng, telur, dan ayam saat ini ketersediaannya masih aman,” katanya.
Didin memastikan stok bahan pokok di Kota Cilegon dipastikan cukup hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.
“Insya Allah kebutuhan pokok masyarakat Cilegon sampai Lebaran tersedia dan aman. Kami juga terus melakukan pemantauan agar distribusi dan harga tetap terkendali,” tutupnya


Komentar Via Facebook :