Sentuhan TNI di TMMD ke-128 Cilegon, Dari Rumah Nyaris Roboh Menjadi Harapan Baru
CYBER88 | Cilegon – Di balik derap sepatu dan seragam loreng, hadir tangan-tangan yang bekerja tanpa lelah demi mengangkat kehidupan warga. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, prajurit Kodim 0623/Cilegon tak hanya membangun fisik rumah, tetapi juga menyalakan kembali harapan yang sempat redup.
Di Lingkungan Langon 3, RT 01 RW 05, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, dua rumah milik Sahria dan Asiah Saimah yang sebelumnya nyaris roboh kini mulai berdiri kembali dengan wajah baru. Dinding yang dulu lapuk, atap yang bocor, dan lantai yang tak lagi layak, perlahan digantikan oleh bangunan yang lebih kokoh dan manusiawi.
Baru empat hari sejak TMMD dibuka, progres pembangunan sudah mencapai sekitar 20 persen dan memasuki tahap pondasi. Namun bagi warga, setiap adukan semen dan susunan bata memiliki arti lebih dari sekadar pembangunan—itu adalah wujud nyata kepedulian TNI kepada rakyat.
Di bawah pengawasan Serka Sarjudi, para prajurit bersama warga bahu-membahu mengerjakan renovasi. Tak hanya mengandalkan tenaga internal, TNI juga mengerahkan personel dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan untuk memastikan pekerjaan berjalan cepat dan tepat.
“Kami tidak hanya membangun rumah, tapi juga ingin menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi warga. Ini adalah bagian dari pengabdian kami,” ujar Sarjudi dengan penuh keyakinan.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat terasa begitu dekat. Mereka tak sekadar datang bekerja, tetapi juga menyatu dengan warga—berkeringat bersama, bercanda di sela pekerjaan, hingga berbagi semangat agar proses pembangunan segera rampung.
Rasa haru tak terbendung dari keluarga penerima manfaat. Andre, salah satu anggota keluarga, mengaku tak pernah membayangkan rumahnya akan diperbaiki secepat ini.
“Dulu kami sering khawatir kalau hujan turun, takut rumah roboh. Sekarang, melihat bapak-bapak TNI bekerja siang malam membantu kami, rasanya seperti mimpi. Terima kasih TNI, kalian bukan hanya membangun rumah kami, tapi juga masa depan kami,” ucapnya dengan suara bergetar.
Hal senada disampaikan Ketua RT, Saefulloh. Ia menilai kehadiran TNI melalui TMMD benar-benar membawa perubahan nyata bagi warganya.
“Rumah ini sudah sangat memprihatinkan. Kehadiran TNI menjadi jawaban atas kesulitan warga kami. Ini bukti bahwa negara benar-benar hadir,” katanya.
Program TMMD ke-128 di Kelurahan Mekarsari menargetkan renovasi 10 rumah tidak layak huni. Seluruh pengerjaan dipacu agar selesai sebelum penutupan pada 21 Mei 2026.
Selain pembangunan rumah, TNI juga menggarap infrastruktur lain serta melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan. Semua itu menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Di tanah sederhana itu, di antara tumpukan pasir dan bata, TNI menorehkan lebih dari sekadar bangunan—mereka menanam harapan, menguatkan kebersamaan, dan menghadirkan masa depan yang lebih layak bagi masyarakat.


Komentar Via Facebook :