PB Al-Khairiyah dan Gubernur Banten Bahas Masa Depan Industri, Soroti Dampak MBLB Bojonegara–Pulo Ampel
CYBER88 | SERANG – Pertumbuhan kawasan industri dan investasi di Provinsi Banten menjadi salah satu topik utama dalam audiensi antara Ketua Umum PB Al-Khairiyah KH Ali Mujahidin dengan Gubernur Banten Andra Soni di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Selasa (9/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, PB Al-Khairiyah menilai pesatnya investasi harus diimbangi dengan perlindungan lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu isu yang disoroti adalah aktivitas pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di kawasan Bojonegara dan Pulo Ampel yang dinilai berdampak pada kualitas udara akibat tingginya mobilitas kendaraan pengangkut material.
Ali Mujahidin atau Mumu mengusulkan adanya regulasi yang mewajibkan penggunaan jumbo bag dan terpal standar pada armada pengangkut material tambang, serta pengaturan lalu lintas kendaraan tambang untuk mengurangi dampak lingkungan terhadap masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia lokal dalam menghadapi perkembangan industri. Menurutnya, sinergi dunia pendidikan dan industri harus terus diperkuat agar tenaga kerja lokal mampu memenuhi kebutuhan perusahaan yang terus berkembang di Banten.
Menanggapi hal tersebut, PB Al-Khairiyah menyampaikan komitmennya melalui Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) yang telah menyiapkan program studi berbasis kebutuhan industri, seperti Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Kimia.
Audiensi tersebut menegaskan bahwa pertumbuhan investasi di Banten harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan, peningkatan kualitas SDM, dan keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan. (Mahsus)


Komentar Via Facebook :