Pengiriman Kendang Jimbe dari Blitar ke Cina Berhenti Total, Akibat Dampak Virus Corona

Pengiriman Kendang Jimbe dari Blitar ke Cina Berhenti Total, Akibat Dampak Virus Corona

CYBER88.CO.ID BLITAR - Satu diantara pengrajin kendang jimbe dikota Blitar Sugeng Hariyanto mengatakan, semenjak ada kasus virus corona permintaan kendang jimbe dari kota blitar ke cina berhenti total sejak akhir Januari 2020, Sehingga, produksi kendang jimbe mengalami penurunan drastis , sebelum merebaknya virus corana produksi kendang jimbe per minggunya 400 biji, sedangkan saat ini menurun tinggal  100 biji. 

Penurunan ini berimbas kepada pekerja biasanya pekerja produksi kendang jimbe ada 40 orang, saat ini tinggal 20 orang, Sugeng mengatakan, kasus virus corona ini sangat berdampak bagi pengrajin kendang jimbe di Blitar, khususnya di Kelurahan Sentul, di Lingkungan Santren, dan sebagian di Kanigoro, Kabupaten Blitar Jawa Timur.

Pengrajin di Blitar di hari normal mampu mengirim kendang jimbe ke Cina sebanyak 2 kontainer per minggu.  satu kontainer isinya sekitar 3000 kendang jimbe. Sugeng menjelaskan, untuk menyambung kebutuhan hidup, saat ini sugeng juga tetap memproduksi kendang jimbe namun dengan skala kecil. kemudian dipasarkan ke pasar lokal seperti. Jakarta Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, Surabaya, dan Bali. Selain itu Sugeng juga membuat stempel dan adukan madu untuk dijual di pasar lokal sebagai antisipasi sepinya permintaan kendang jimbe. 

"Sugeng menambahkan, pengiriman kendang jimbe dari blitar ke cina sudah sejak tahun 2010.Sugeng berharap, keran ekspor ke Cina bisa tertangani dengan baik, mengingat selama ini, pasar kendang jimbe terbanyak ada di cina.

Komentar Via Facebook :