Camat Arjasari Laksanakan Surat Edaran Bupati Bandung Terkait Antisipasi Virus Corona
CYBER88.CO.ID | BANDUNG - Dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona COVID-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Bandung Nomor 443/730/Umum tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona.
Pada surat edaran tersebut, Bupati Bandung Dadang M.Naser memerintahkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan koordinasi dan terlibat aktif dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus itu sesuai peran dan fungsinya masing-masing.
Adapun isi dari surat edaran tersebut sebagai berikut:
1. Agar setiap ASN menjalankan pola hidup bersih dan sehat dilingkungan kerja dan dirumah masing-masing.
2. Menyediakan sabun cuci tangan dan/atau _hand sanitizer_ di setiap ruangan/ di tempat bekerja
3. Menghindari kontak fisik secara langsung seperti berjabat tangan, berpelukan, dan sebagainya serta mengganti kebiasaan bersalaman dengan cara lain yang tidak memerlukan kontak fisik secara langsung misalnya cukup saling mengangguk.
4. Penyelenggaraan kegiatan yang berdampak pada pengumpulan massa seperti apel pagi, upacara, siraman rohani, senam bersama dan kegiatan diklat, bimtek dan sejenisnya, mulai hari senin tanggal 16 Maret 2020 untuk sementara ditiadakan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut
5. Seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung tetap bekerja seperti biasa dengan jam kerja sebagaimana yang telah ditetapkan
Dalam menyingkapi surat edaran tersebut, Heru kiatno,S.Pd. M.Si Camat Arjasari, memberikan contoh kepada seluruh jajaran di kecamatan, untuk menjaga pengebaran virus Corona dengan melakukan gerakan cuci tangan menggunakan anti septik.
Heru Kianto, mengampaikan kepada awak media, bahwa ia telah menghimbau kepada seluruh jajarannya dan masyarakat yang ada di wilayah kerjanya, supaya tidak panik dengan adanya surat edaran dari Bupati Bandung tersebut. Dalam menyingkapi penyebaran virus corona ini, yang di perlukan adalah kehati hatian dan tetap menjaga kesehatan supaya virus tersebut tidak menyebar di kecamagan Arjasari, ujarnya.
Iapun berharap penyebaran virus corona, tidak sampai di kecamatan Arjasari, walaupun menurut informasi bahwa kini sudah ada 117 kasus positif virus corona di Indonesia termasuk menteri perhubungan RI, pungkasnya.


Komentar Via Facebook :