Pemkab Kotabumi, Lampung Utara Sangat Serius Tangani Penularan Virus dan Cara Antisipasinya 

Pemkab Kotabumi, Lampung Utara Sangat Serius Tangani Penularan Virus dan Cara Antisipasinya 

Pemkab-kotabumi-segera-atasi-pencegahan-penularan-virus-corona

CYBER88.CO.ID | LAMPUNG UTARA - Sesuai intruksi dari Presiden Negara Republik Indonesia (NKRI) Bapak Jokowidodo dalam Intruksi, siaga penuh dampak penularan Virus Corona. 

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, dalam meng Antisipasi,wabah Virus Covid-19, pada Selasa (23/03/2020).

Kunjungan awak media Cyber88.co.id. ke Ruangan kerjanya. Direktur RSU. Riya Cudu dr.Syah indra, ketika di mintai keterangan dari hasil rapat di Rumdis Plt. Bupati tadi, (23/03/2020).

"Semua OPD, kedinasan  instansi,para pejabat dan kepala dinas semua hadir Dalam Rapat Pertemuan di Rumah dinas nya Plt.Bupati lampura H.Budi Utomo," Kata Dr.Indra mengngkap kan prihal pertemuan Rapat tadi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, "Untuk Ketua dari ''Yugugus" nya guna percepatan penanganan Infeksi Cofid,19 tidak lain adalah Dr.Maya Metissa,kepala Dinas kesehatan, jadi tentu nya beliau akan Abdet terus Informasi-informasi yg terbaru per hari ini, itulah kenapa hariini kita berkumpul semua untuk mendapat kan masukan, dan tentu nya informasi itu sangat berharga buat kita semua,harus disukuri oleh kita, bahwa sampai saat ini untuk Vurus yang positip terjangkit itu tidak ada,sedangkan jumblah "ODP" itu sendiri masih sedikit,masih kurang walaupun jum blah angka ini akan terus bertambah dan dengan bertambah nya juga tingkat kesadaran masyarakat untuk berobatnya akan tetapi memang kami RSU Riyacudu hanya memfasiilitasi pelayanan untuk rujukan, kami saya pribadi kepada masyarakat, Kabupaten Lampura, kalau pun seanday,merasa diri nya sakit dan  kira-kira ada gejala kesana di sarankan untuk berobat, tapi bila gejala yang di rasa  masih ringan, cukup di FKTP atau cukup ia kedokter atau klinik praktek yang terdekat, jadi gak harus dirawat di Rumah Sakit." Ucapnya.

"Karna kondisi nya saat ini di Rumah sakit  sendiri saat ini tentu nya tidak kita saran kan. karna kondisi nya sangat, kita khawatir kan, nanti nya malah ter Inveksi,"kata dia.

Selain itu ia juga menjelaskan, "Untuk Ruang Isolasi telah disiap kan, Insak Alloh be-be rapa hari ini  selesai, saat ini yang kita miliki ada lima ruang isolasi, memang  tempat untuk Transit sementara pada pasien yang terindikasi, Positiv terinveksi Covid - 19 hingga Corona, dan apa bila ada pasien terinveksi kearah tersebut maka pasien akan kita rujuk ke pasilitas yang lebih lengkap lagi, akan tetapi dalam hal itu pemerintah daerah  tidak berdiam diri tentu nya akan mempersiap kan juga pasilitas penanganan untuk pasien dengan dugaan ter inveksi Cofid 19 atau pasien yang dalam pengawasan," Jelasnya.

Terkait Informasi Anggaran kuhusus untuk penanganan Virus Covid -19, Dana Alikasi Kusus "DAK"  Pemerintah Daerah di beri kan kewenangan untuk menguna kan Dana Alokasi Kusus 'DAK' dari pemerintah pusad, yang seharus nya untuk pembelian  alat-alat kesehatan "Alkes" Pasilitas kelengkapan  Rumah sakit, untuk tahun ini, namun di alihkan guna penanganan hal ini. 

Jadi dalam hal ini tentu nya Anggaran tersebut yang di alihkan guna menangani dampak dari virus ini oleh pemerintah daerah. 

Dirinya juga mengatakan, "Terkait antisipasi di RSU. Riyacudu sendiri,Kami dan Saya sendiri  sangat-sangat lebih memperhati kan karyawan yang lebih utama, karna disini bukan pasien yang datang  untuk berobat, tetapi disini bagai mana melindungi kariawan kita sendiri agar tidak terjangkit virus, sehingga dalam hal ini ada satu kebija kan yang kami terap kan contoh; untuk kariawan ibu yang sedang hamil,maka tidak disaran kan masuk kerja dikawatir kan nanti kelelh dn lemah m daya tahan tubuh menurun, itu yang di khawatirkan,"Ucapnya.

Selanjutnya melihat dari kondisi pasien yang masih sedikit,tidak kami saran kan masuk kerja untk sementara,diajur kan mereka diam rumah,"Papar dr. Syah Indra.

(red/yudi)

Komentar Via Facebook :