Pimpinan Redaksi Cyber 88 Pinta Wartawan Tak Meliput Tanpa Protokol Kesehatan
CYBER88.CO.ID | Depok - Pimpinan Redaksi Media Cyber88, Edwin Fentando meminta wartawannya tidak melakukan peliputan selama belum memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.
“Saya bangga sekali, wartawan sekarang ini bisa menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi COVID-19, tapi saya mengingatkan harus mengutamakan kesehatan, mengutamakan kondisinya. Jangan sampai protokol kesehatan diabaikan,”. ungkapnya
Ia mengatakan, Dewan Pers, semua organisasi pers, dan para pelaku perusahaan yang bergerak dibidang media terus mengingatkan, mengimbau, dan menyampaikan prosedur tetap dalam peliputan selama pandemi Covid-19.
Bahkan, kata dia, sekarang ini kegiatan peliputan sudah mulai dibatasi, dalam artian tidak lagi menimbulkan kerumunan sejalan dengan prinsip “physical distancing”.
Edwin menjelaskan, kegiatan peliputan yang sebelumnya masih mengundang banyak wartawan sebaiknya dihindari selama pandemi covid-19.
“Beberapa waktu lalu, karena diundang atau apa, teman-teman wartawan masih bergerombol. Ketika kita kampanye ‘social distancing’, masih berkumpul, begitu juga di beberapa daerah,” jelasnya.
Menurut dia, banyak metode peliputan yang bisa dilakukan tanpa harus mengambil resiko dengan berkerumun di lapangan, misalnya melalui televisi pool, televisi streaming, telepon seluler, dan sebagainya. Saya berharap teman-teman wartawan di Nusantara ini lebih mengutamakan kesehatannya. Protokol kesehatan itu intinya, Harapnya.
Bahkan, kata dia, perwakilan media-media asing di Indonesia pun sudah tidak menerjunkan lagi wartawannya di lapangan selama pandemi Corona.
“Saya dengar beberapa perwakilan media dari luar negeri perwakilannya di Indonesia tidak ada lagi yang langsung turun ke lapangan. Apalagi, sampai mengejar pasien ke rumah sakit (RS),” kata Edwin. (Yan)


Komentar Via Facebook :