Desa Sukabakti Salurkan Paket Sembako Kepada Warga Masyarakat Untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19)
CYBER88.CO.ID | GARUT - Pemerintah Desa Sukabakti Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut mulai membagikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat untuk penanganan dampak Virus Corona (Covid-19) .
Menurut Sekretaris Desa (Sekdes), Novi ketika di temui CYBER88.Co Jum'at (24/04/2020) di Kantor Desa Sukabakti Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut mengatakan, bansos ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut ( Dana Gotong Royong) yang pernah di janjikan Bupati Garut H.Rudy Gunawan beberapa waktu lalu.
" besar dana yang di berikan dari bansos APBD Garut ini sebesar Rp 10 Jt per RW karena di desa kami ada 6 RW jadi jumlah anggaran totalnya senilai Rp 60 juta untuk pembelian belanja sembako dalam bentuk Beras kita bagikan kepada warga masyarakat sebanyak 1200 Kepala Keluarga (KK), " katanya .
Sesuai dengan juknis yang ditetapkan Pemerintah, baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten, sesuai program Bupati Garut, Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Garut ini khusus di prioritaskan peruntukannya bagi masyarakat yang terdampak Virus Corona ( Covid-19) .
Sambung Novi , dirinya membenar- kan bahwa pendistribusian bansos tesebut sudah melalui tahap musyawarah pihaknya memastikan pemerintah desa Sukabakti sudah menyalurkan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat, namun dikecualikan bagi masyarakat miskin yang sudah mendapatkan bantuan PKH atau Kartu Sembako BPNT ,
" untuk pengaturan pendistribusian pembagian program paket sembako itu berdasarkan dari data RT RW hasil musyawarah yang dilengkapi berita acara, adapun paket sembako tersebut berupa Beras sebesar 5 kilo gram per KK dan untuk pendistribusian pembagian melalui RW dan dari RW ke RT masing-masing kemudian di salurkan ke warga masyarakat , khusus untuk warga jompo ada tambahan Beras senilai 2 Kg jadi jumlahnya menjadi 7 Kg Beras , " paparnya.
Adapun untuk Bantuan Sosial (Bansos) dari Gubernur Jawa Barat dan bansos dari Pemerintah Pusat kata Novi, menurutnya sampai saat ini belum turun , " Insya Allah dalam waktu dekat bisa kami terima , jika bantuan sudah turun atau datang kami akan kembali mendistribusikan sesuai kesepakatan, karena masyarakat sudah menantikan, " pungkasnya . ** ( Suwito) **


Komentar Via Facebook :