LMP2SDMI Tuding Pengembang Belum Mengantongi Sejumlah Perijinan Terkait Pengurugan

LMP2SDMI Tuding Pengembang Belum Mengantongi Sejumlah Perijinan Terkait Pengurugan

CYBER88.CO.ID | Kab.Bekasi - Lembaga Monitoring Pembangunan Dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Indonesia (LMP2SDMI), menuding pihak pelaksanan proyek pengurugan yang berada di rt 002/rw 025 kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung, diduga belum mengantongi sejumlah perijinan, maupun rekomendasi dari kelurahan.

Hal ini diungkapkan Leo Butarbutar selalu ketua LMP2SDMI kepada awak media jumat (8/5/2020) .

Menurut Leo,"kegiatan pengurugan ini diduga akan berakibat fatal kepada lingkungan setempat,dan dapat mengakibatkan dampak banjir, sebab belum benar-benar melalui proses uji  dampak dari pengurugan.

"Sampai saat ini pihak pengembang belum bisa di temui, untuk menanyakan langsung terkait proyek ini, bahkan warga lingkungan rt 002/rw 025 belum mengetahui kegiatan pengurugan ini bakal dibuatkan perumahan atau apartemen, sebab sosialisasi kepada warga setempat tidak dilakukan,"Ucap Leo.

"Sejumlah perijinan yang dimaksudkan diantaranya, ijin prinsip, ijin lokasi, ijin lingkungan setempat sesuai PP No 27 Tahun 2012 tentang lingkungan hidup. Tahapan memperoleh ijin lingkungan meliputi penyusunan amdal, yang melalui proses ukl upl, dari dinas terkait menurut leo,"Sejumlah perijinan ini belum dikantongi pihak pengembang.

Dikatakannya "sebenarnya kegiatan ini sudah pernah terhenti,sejak pandemi Covid-19 ini, namun sekitar 2 hari ini pihak pengembang sudah mulai beraktifitas melakukan pengurugan ,setiap harinya terlihat lebih kurang 50 mobil tanah keluar masuk ke lahan lebih kurang 3000 meter persegi ini ,kegiatan angkutan tanah ini juga di duga belum mengantongi ijin dari dishub ,"ujar leo.

"Untuk itu, lanjut Leo "kami LMP2SDMI meminta kepada kasie trantib kecamatan dan kelurahan untuk meninjau kegiatan ini, supaya kegiatan ini dapat dihentikan sementara sebelum pihak pengembang dapat menunjukkan sejumlah ijin yang direkomendasikan terkait kegiatan sejenisnya,"tutupnya.

Komentar Via Facebook :