Diduga Dana Bansos Dampak Banjir, Disunat oknum petugas
CYBER88.CO.ID | BOGOR - Pasca banjir Selasa (12/05 /2020) kemarin yang melanda puluhan rumah warga Kmpung nyenang RT 04/ 02,Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, diduga Kucuran dana bantuan dari PT.Mayora disunat oknum aparat setempat.
Dampak pembangunan proyek PT Mayora dimusim hujan ini merugikan puluhan Warga Kampung nyenang RT.04/04, paslnya diduga tersendatnya aliran air kerena bongkaran tanah yang menutupi saluran air dan berakibat air mengalir ke pemukiman warga dan mengakitkan puluhan rumah Warga terendam air dan lumpir.
Pendataan telah dilakukan oleh pihak manajemen PT.Mayora seling 3 hari, maka dana bantuan susulan untuk masyarakat turun kembali sebesar Rp.1.000.000 setiap per Kepala Keluarga.
Bantuan tersebut yang membagikan adalah pihak RT dan RW untuk di bagikan ke masyarakat yang terdampak bencana banjir,ketika dana sudah di berikan oleh warga pihak RT dan RW mengatakan bila ada keihklasan minta potongan 100rb per KK dengan kejadian ini masyarakat merasa keberatan dengan adanya potongan ke ikhlasan bukan di bantu malah di potong per KK Rp.100.000.
Sudah diatur dalam Pasal 423 KUHP, tentang Pungli juga dapat ditindak dengan Pasal 12 huruf e UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 20 (dua puluh) tahun.13 Jun 2018
Bantuan dari pihak PT. Mayora Rp.1.000.000 dan masyarakat menerima Rp.900.000 dijelaskan salah satu warga kampung nyenang RT.04/02 inisial (WS).
"Ibu, ini ada bantuan dari mayora 1.000.000 ,saya potong Rp 100.000 ikhlas ya".
Kasus ini telah mencuat ke warga warga yang lain yang terdampak banjir, ulah sejumlah oknum yang memangkas hak rakyat miskin di tengah kesulitan bertahan hidup saat pandemi malah menciptakan kesempatan dalam kesempitan dalam bencana banjir tersebut.
Ketikadi temui awak media Cyber88.co.id Firmansyah," ada apa dengan para pengurus ini karena kami tidak merasa menerima bantuan sembako dari PT.Mayora,bantuan dana Uang tunai bencana banjir pun kami tidak dapat.
Rumah kamipun terkena bencana banjir dari akibat proyek bangunan PT.Mayora hingga kasur pun tergenang banjir, semoga saja selepas kedatangan para wartawan bisa membantu bagi kami yang belum mendapatkan Bantuan bisa mendapatkan Bantuan tersebut" .keluhnya.
Harapan wargapun terlontar dari beberapa warga supaya tanggulan aliran parit yang melintas pemukiman warga ditambah supaya tinggi agar ketika musim hujan datang dan luapan air dari parit tidak terlalu berdampak ke warga.(Tatang)


Komentar Via Facebook :