Calon Bupati Kena Tipu Modus Pengadaan Uang
CYBER88.CO.ID | Sukabumi - Rencana Bakal Calon Bupati akan menggandakan uang senilai 100 juta dengan memakai selendang warna hitam pada seorang paranormal diwilayah Sukabumi akhirnya kena tipu dan bawa kabur uang.
Seluruh korban tak sadarkan diri akibat dibius dengan diberi minum susu oleh paranormal mengaku bisa melipat gandakan uang.
Korban merupakan Bacalon Bupati di papua selatan bernama Yunus Saflembolo kena tipu dukun di kab.sukabumi jabar.
Sebelumnya, dia ditemukan dalam keadaan tak sadar diri disalah satu kawasan wisata curug pareang, Kp.Lembur situ Desa Sindang Rt 07/02 resmi Kecamatan jampang tengah, Kab.Sukabumi. pada hari selasa, (16/6/2020) kemaren malam jam 18.30 WIB.
Korban merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Biak Numfor juga meeupan Bakal Calon Bupati disalah satu Kab. Wilayah Papua. Korban ditemukan bersama dua rekannya. Menurut DS petugas penanggulangan bencana di kecamatan jampang tengah menjelaskan setelah menerima laporan dari pemuda karang taruna, "Korban ditemukan menjelang petang didalam mobil terlihat pingsan belum diketahui lebih jelas apa penyebabnya," Terang DS pada wartawan, Hari rabu, (17/6).
Kondisi korban pingsan tak berdaya kemudian pihak aparat dan warga membawa lari korban ke puskesmas terdekan Jampang tengah untuk penaganan medis.
Kapolsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin menjelaskan, "Pihak kepolisian lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan usai mendapatkan laporan diketahui bahwa, korban Yunus memiliki niat untuk menggandakan uang melalui bantuan jasa paranormal atau dukun yang berlokasi di Sukabumi."
“Saat ini, kami tengah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti untuk mengejar pelaku yang membawa uang ratusan juta milik Calon Bupati Sorong Selatan ini ,” pungkasnya
Setelah kita konfirmasi dengan dua orang lainnya, salah satunya Betzeba mengaku sebagai sekretaris pribadinya Pak Yunus. Iya, katanya beliau merupakan Kepala BPBD Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.
(Herdi)


Komentar Via Facebook :