Nahkoda Baru, Anggi Terpilih Ketua GMNI Sukabumi
CYBER88.CO.ID | Sukabumi - Proses pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi priode 2020-2023. Berlangsung di Pondok Asri Jl.Salabintana, KM.7, Sundajaya Girang, Warnasari Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Minggu (12/07/2020).
Ketua pelaksana Konfercab Deri Munandar mengatakan, hajat dua tahunan ini merupakan spirit of marhaenis mengusung tema, "Memperkokoh Semangat ber-GmnI dalam Menegakan Nasionalisme di Tengah Tantangan Zaman." Proses pemilihan Ketua lebih mengedepankan musyawarah dan mufakat dan menjunjung tinggi kedaulatan secara politik di dunia kampus.
"Moment Konferensi ini sangat penting karena disinilah restrukturisasi Cabang membahas program strategis organisasi baik program internal maupun eksternal sehingga melahirkan keputusan objektip dan memahami ideologi perjuangan sebagai perekat persatuan." Kata dia.
"Kegiatan digelar dari Sabtu - Minggu dilalui proses perdebatan, pembahasan tatib, komisi dan LPJ terlihat begitu alot, bentrokan pemikiran mewarnai ruang sidang dipicu beda ide dan gagasan sehingga menghidupkan proses dinamika konferensi.
Agenda sidang terlihat begitu alot ketika masuk pembahasan dan pengesahan perwakilan peserta dan peninjau, terjadi cheos sesama peserta dan calon perwakilan peserta dengan pimpinan sidang, tak lama sidang diskorsing pimpinan sidang, selang beberapa menit kemudian dilanjutkan kembali dan mengembalikan putusan pada AD/ART sebagai pusat aturan organisasi.
Dua kandidat calon Ketum GMNI Sukabumi yakni Anggi Fauzi Komisariat STISIP WIDYAPURI MANDIRI SUKABUMI dan Rizky Rabiul Tsani Komisariat UMMI Sukabumi, hasil musyawarah Konferensi Cabang DPC GMNI Sukabumi menjawab, Anggi Fauzi terpilih secara sah menjadi Ketua GmnI Sukabumi Priode 2020-2023 menggantikan ketua sebelumnya, Abdullah Mashudy.
Dalam waktu dekat, Anggi Ketua terpilih memaparkan, "pihaknya akan selesaikan susunan struktural DPC GMNI Sukabumi masa priodesasinya, agar roda organisasi berjalan sesuai aturan yang ada.
Hari ini, lanjut dia, "proses sudah berjalan dan jadikan konferencab ini sebuah pembelajaran demokrasi kaum Pemikir-Pejuang agar kedepan lebih solid. Kemudian pihaknya akan terus program internal dan ekternal dengan program baru terutama ranah advokasi, karena pada dasarnya kehadiran kaum marhaenis berada ditengah-tengah masyarakat dan pembelaan terhadap kaum marhaen sebagai fungsi organisasi gerakan." Terangnya, (HR).


Komentar Via Facebook :