Mata Jendela Dunia, Baznas Kota Cilegon Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Puluhan Warga
CYBER88 | CILEGON — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon menggelar operasi katarak gratis bagi puluhan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi Baznas bersama Kodim 0623/Cilegon, tenaga medis, serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cilegon.
H. Habibie selaku Bidang Distribusi Baznas Kota Cilegon mengatakan, program operasi katarak ini menjadi upaya nyata membantu masyarakat agar kembali produktif setelah mendapatkan pengobatan.
“Harapan kami, mata adalah jendela dunia. Setelah dioperasi masyarakat bisa kembali melihat dengan baik, lebih produktif, dan tidak lagi bergantung kepada orang lain,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pemanfaatan dana zakat para muzaki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam bidang kesehatan.
Sementara itu, Bambang Widiatmoko selaku Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Kota Cilegon menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya program operasi katarak gratis yang untuk pertama kalinya digelar Baznas Kota Cilegon.
“Alhamdulillah support dari semua pihak sangat luar biasa. Ini menjadi langkah awal yang baik dan insya Allah akan terus berlanjut,” katanya.
Sebanyak 50 pasien mengikuti operasi katarak gratis tahap awal tersebut. Bambang mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat membuat Baznas berencana menambah kuota pelayanan pada program berikutnya.
“Insya Allah ke depan minimal 100 pasien bisa kita layani karena ternyata kebutuhan masyarakat cukup besar,” ujarnya.
Selain operasi katarak, Baznas Kota Cilegon juga terus menjalankan berbagai program sosial lainnya seperti bantuan pendidikan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), bantuan rumah tidak layak huni, penanganan stunting, hingga pemeriksaan mata bagi anak-anak sekolah dasar.
Baznas bahkan menargetkan pembagian 500 kacamata gratis bagi pelajar setelah sebelumnya menemukan tingginya angka gangguan penglihatan pada anak usia sekolah.
Ketua IDI Kota Cilegon dr. Arief Darmawan Hartana mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan bakti sosial operasi katarak tersebut.
“Semua kegiatan membutuhkan teamwork yang baik. Ini luar biasa karena semua pihak turun tangan demi kelancaran operasi katarak hari ini,” katanya.
Menurut dr. Arief, keterlibatan tenaga medis dalam kegiatan sosial kesehatan menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
Sementara itu, dr. Vino Daniel, Spesialis Ortopedi dan Traumatologi sekaligus muzaki Baznas Kota Cilegon mengaku terharu melihat program sosial yang dijalankan Baznas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sejak saya pindah dari Jakarta ke Cilegon, saya melihat Baznas di sini luar biasa. Apa yang kami sumbangkan ternyata benar-benar kembali untuk masyarakat dan sangat berguna,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tantangan utama dalam kegiatan operasi massal adalah menjaga standar keselamatan pasien selama proses tindakan berlangsung.
“Tantangannya tentu karena pasien cukup banyak, sekitar 50 orang. Jadi sterilisasi alat dan standar operasi harus benar-benar dijaga agar seluruh tindakan aman,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Baznas Kota Cilegon berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu dan dapat kembali menjalani aktivitas dengan penglihatan yang lebih baik.


Komentar Via Facebook :