Mata Jendela Dunia, BAZNAS Cilegon Serahkan 500 Kacamata Gratis untuk Pelajar
CYBER88 || CILEGON — “Mata adalah jendela dunia.” Ungkapan tersebut menjadi semangat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon dalam membantu para pelajar yang mengalami gangguan penglihatan. Tahun ini, BAZNAS Cilegon menyerahkan 500 kacamata gratis kepada pelajar yang membutuhkan.
Program tersebut menjadi bagian dari kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan sekaligus pendidikan anak-anak di Kota Cilegon. Sebab, gangguan penglihatan dapat berpengaruh terhadap aktivitas belajar, terutama ketika siswa harus membaca buku, melihat tulisan di papan, maupun mengikuti penjelasan guru.
Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Drs. H. Fajri Ali, M.M., mengatakan pemberian kacamata gratis tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau tahun kemarin kita memberikan 200 kacamata, tahun ini kita memberikan 500 kacamata. Ini bentuk kepedulian kita kepada anak-anak yang ternyata mengalami masalah pada penglihatannya,” kata Fajri.
Sebelum bantuan diberikan, ribuan pelajar terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan mata. Sebanyak 2.189 siswa dari SMP Negeri 5 Kota Cilegon, SMP Negeri 6 Kota Cilegon, MTs Al Jauharotunnaqiyyah dan SD Negeri Purwakarta mengikuti pemeriksaan tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan 1.047 siswa atau 47,83 persen dinyatakan normal. Sementara 1.142 siswa atau 52,17 persen mengalami gangguan penglihatan, terdiri dari 690 siswa dengan kelainan refraksi ringan dan 452 siswa mengalami kelainan refraksi sedang hingga berat.
Komisioner BAZNAS Kota Cilegon Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, H. Bambang Widiyatmoko, mengatakan kesehatan mata pelajar tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan masa depan pendidikan mereka.
“Mata adalah jendela dunia. Dari mata kita dapat melihat dunia, belajar, membaca, berkarya dan menatap masa depan. Karena itu, menjaga kesehatan mata anak-anak dan remaja merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia,” ujar Bambang.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut menjadi alarm sekaligus momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mata pelajar.
“Data ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, tetapi justru menjadi momentum untuk melakukan tindakan pencegahan, pemeriksaan lanjutan dan intervensi yang tepat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengapresiasi langkah BAZNAS yang memberikan perhatian terhadap kesehatan mata para pelajar.
“Mudah-mudahan dengan bantuan kacamata gratis ini bisa membantu para pelajar dalam proses belajar, membaca dengan jelas dan mengikuti arahan dari guru-gurunya, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih baik,” ujar Ahmad Aziz.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Kota Cilegon bersama Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, IROPIN Kota Cilegon, serta mitra layanan medis RS Citra Sundari, RS Mata Achmad Wardi Serang dan Klinik Utama Mata Saruni Pandeglang.
Bambang menegaskan, program tersebut juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
“Ketika kita membantu seorang anak melihat dengan lebih baik, sesungguhnya kita sedang membantu mereka melihat masa depan dengan lebih terang,” pungkasnya.
Melalui program tersebut, BAZNAS Kota Cilegon berharap semakin banyak pelajar yang dapat melihat dengan jelas, belajar lebih optimal dan memiliki kepercayaan diri untuk menatap masa depan.
Mata sehat, belajar hebat, generasi kuat.
.


Komentar Via Facebook :