Tim Advokasi Hukum Dan HAM PSN Soroti Kualitas Beras BPNT di Kecamatan Warungkiara

Tim Advokasi Hukum Dan HAM PSN Soroti Kualitas Beras BPNT di Kecamatan Warungkiara

CYBER 88.CO.ID | Sukabumi -- Adanya temuan beras tidak layak konsumsi program  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diwilayah Kecamatan Warungkiara mendapatkan sorotan tajam dari jajaran Pengurus Organisasi Pers Sukabumi Ngahiji (PSN).

Pasalnya, kualitas beras tersebut terlihat kuning dan ada kutu nya,dan sudah tentu beras tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.

Ketua Divisi Advokasi Hukum Dan HAM PSN Syamsul Rizal Hidayat .SH kepada awak Media mengatakan, bahwa dirinya sangat menyayangkan hal tersebut masih saja terjadi diwilayah Kabupaten Sukabumi Khususnya di Kecamatan Warungkiara.

Karena menurutnya, kejadian serupa sempat terjadi diwilayah Kecamatan tersebut dan hari ini terulang lagi. Untuk itu dirinya akan segera berkoordinasi dengan Tim Koordinasi diwilayah Kecamatan Warungkiara guna segera menindaklanjuti adanya temuan kualitas beras tersebut.

“Apabila tidak dihiraukan, mungkin kami akan mendorong kepada Aparat Penegak Hukum untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Tandasnya.

"Seperti yang semuanya tahu, bahwa program BPNT itu harus bisa sesuai dengan Pedoman Umum (PEDUM) salah satunya kualitas beras tadi, karena masyarakat hari ini membeli bukan diberi.

Untuk itu kepada para Suppliyer, janganlah sewenang-wenang dalam memberikan kualitas beras.

Apabila tidak ada perubahan saya berharap kepada Tikor Kecamatan maupun Tikor Kabupaten agar mengevaluasi keberadaan Suppliyer tersebut," Ujarnya.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Warungkiara, Yudi saat dikonfirmasi via aplikasi Whatssapp menjelaskan, bahwa memang benar bahwa salahsatu Suppliyer ada yang memberikan beras ke para agen (e-Warong) kualitasnya tidak bagus.

Saat mengetahui hal itu, Yudi pun langsung mendatangi agen-agen warung tersebut untuk menanyakan pertanggung jawaban kepada para KPM nya, dan mereka berjanji akan segera mengganti beras yang sudah terlanjur diberikan dengan yang lebih baik.

"Mereka akan kelapangan langsung dan mau mengganti berasnya dengan yang lebih baik katanya," Pungkasnya.

Komentar Via Facebook :