Warga Sekitar Bantaran Kali Cikalapa Sering Dilanda Banjir, Akan Melakukan Aksi Ke Pemda Karawang
CYBER88.CO.ID | KARAWANG - Dampak lingkungan dari luapan sungai Cikalapa akibat hujan yang turun Rabu 12/08/2020 lalu mengakibatkan ambruknya tanah yang berada di sekitar bantaran kali Cikalapa, meskipun hujan yang mengguyur tidak begitu deras dengan durasi yang tidak begitu lama, namun debit air sangat tinggi.
Menyikapi hal tersebut, Amang Marna selaku pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sundawani Karawang, disela kesibukannya yang sedang mengukuhkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan Karawang Barat dan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Desa Sukaluyu bersama jajaran pengurus DPD lainnya, berpendapat bahwa permasalahan dampak kali Cikalala sudah sejak lama dirasakan oleh warga lingkungan, khususnya lingkungan warga Desa Wadas. Ungkapnya kepada cyber88.co.id, Minggu (16/08/20).
Marna juga menjelaskan, perihal tanggul yang jebol beberapa hari lalu pada saat hujan turun, sebelumnya masyarakat Desa Wadas sudah sering kali menerima dampaknya, bahkan perumahan Karaba dinding pembatas yang berada di tanggul kali Kalapa sempat tergerus dan sudah sangat memprihatinkan.
Debit air yang sering meluap akibat dari hampir dari seluruh Kawasan industri yang berada di hulu sungai membuang air ke kali Cikalapa, sehingga dapat dipastikan debit air yang di buang ke Kali Cikalapa semakin tinggi, dan bantaran sungai tidak bisa menampung kencangnya air yang di alirkan oleh kali Cikalapa, apalagi kini dengan bertambah adanya pembangunan Perumahan Rolling Hill, yang sudah pasti airnya juga di buang ke kali Cikalapa, dan tentunya akan mengakibatkan hal yang sangat patal dan di pastikan juga kalau terus dibiarkan, maka warga desa Wadas akan terkena bencana banjir, jelas Marna.
Berbagai macam upaya sudah di lakukan oleh warga terdampak, agar adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan beberapa kawasan industri yang berada di hulu sungai, yang dalam hal ini, masyarakat tidak meminta lebih, hanya minta adanya normalisasi serta pembangunan turap disepanjang tanggul sungai, jadi tidak menutup kemungkinan, jika kedepannya DPD Paguyuban Sundawani Karawang bersama warga terdampak melakukan aksi unjuk rasa ke Pemkab Karawang, dan agenda tersebut sedang kami persiapkan, yang walaupun sebenarnya, Pemkab Karawang sudah berjanji akan segera mengakomodir aspirasi masyarakat, dan akan melaksanakan normalisasi serta membangun turap di Tahun ini juga, namun warga akan meminta kejelasan kapan waktunya dilaksanakan, karena seperti yang kita ketahui bersama, hari Rabu kemarin (12/08/20), hujan tidak seberapa besar pun, sudah menimbulkan dampak kembali. Pungkasnya.
(Hys)


Komentar Via Facebook :