Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kresek Merah di Perumahan Metro Cilegon, Selamat Berkat Aksi Cepat Warga dan Bidan

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kresek Merah di Perumahan Metro Cilegon, Selamat Berkat Aksi Cepat Warga dan Bidan

CYBER88 | CILEGON – Warga Perumahan Metro Cilegon digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan dan ditinggalkan di area semak-semak dekat aliran sungai pada Sabtu (20/6/2026) pagi.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan setelah seorang asisten rumah tangga (ART) mendengar suara tangisan dari arah semak-semak. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar hingga puluhan warga berdatangan ke lokasi.

Mendengar adanya penemuan bayi, Bidan Ade Norma yang berada tidak jauh dari lokasi langsung menuju tempat kejadian untuk memberikan pertolongan pertama.

"Saat saya lihat, bayi berada di dalam kresek merah. Kondisinya sudah lemah, tangannya membiru, tidak menangis, dan mengalami sesak napas. Saya langsung membawa bayi ke Praktik Mandiri Bidan (PMB) Ade Norma untuk mendapatkan penanganan darurat," ujar Ade Norma.

Menurutnya, saat ditemukan tali pusat bayi masih menempel bersama plasenta dan belum dipotong. Bayi kemudian mendapatkan penanganan medis berupa pembersihan tubuh, pemotongan tali pusat, pemberian oksigen, serta penghangatan tubuh.

"Alhamdulillah setelah diberikan oksigen sekitar satu hingga dua jam dan dihangatkan, bayi mulai menangis dengan kuat, warna kebiruannya berangsur hilang, dan kondisi pernapasannya kembali normal," katanya.

Selanjutnya, bayi menjalani observasi medis dan diberikan vitamin K serta imunisasi hepatitis B guna mencegah risiko infeksi maupun gangguan kesehatan lainnya akibat kondisi lingkungan tempat bayi ditemukan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat badan sekitar 3 kilogram dan panjang tubuh sekitar 40 sentimeter. Tidak ditemukan luka pada tubuh bayi, namun terdapat tanda lahir di bagian dagu. Diperkirakan bayi lahir pada dini hari sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB.

Ade Norma mengungkapkan, saat ditemukan mulut bayi diduga sempat ditutup menggunakan lakban putih dan kresek tempat bayi berada dalam kondisi terikat. Bayi ditemukan di area semak-semak yang berada di atas aliran sungai.

"Kalau terlambat ditemukan, kondisinya bisa sangat berbahaya. Alhamdulillah masih ada suara tangisan yang terdengar sehingga warga bisa segera menolong," ungkapnya.

Di lokasi juga ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pelaku, di antaranya kerudung berwarna cokelat dan beberapa barang lainnya yang kemudian diamankan petugas untuk kepentingan penyelidikan.

Tak lama setelah penemuan, personel kepolisian bersama petugas Dinas Sosial tiba di lokasi. Setelah mendapatkan penanganan awal di PMB Ade Norma dan Klinik Griye Sehat, bayi kemudian diamankan oleh pihak berwenang untuk mendapatkan perlindungan dan perawatan lebih lanjut.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar Perumahan Metro Cilegon guna mengungkap identitas pelaku pembuangan bayi tersebut.

Peristiwa ini mengundang keprihatinan sekaligus rasa syukur dari masyarakat. Berkat kepedulian warga dan kesigapan Bidan Ade Norma, nyawa bayi perempuan yang sempat berada dalam kondisi kritis itu berhasil diselamatkan.

Komentar Via Facebook :