Ketua Yayasan Al-Imtiyaz: Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fondasi, Siapkan RA hingga MI Unggulan
CYBER88 | CILEGON – Ketua Yayasan Raudhatul Athfal (RA) Al-Imtiyaz, H. Munirrudin menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan lembaga pendidikan yang dikelola yayasan, baik dari sisi kualitas pendidikan maupun sarana prasarana penunjang.
Menurut H. Munir, saat ini Yayasan Al-Imtiyaz telah memiliki jenjang pendidikan RA dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Ke depan, pihaknya berharap MI Al-Imtiyaz dapat menjadi madrasah unggulan yang mampu mencetak generasi berakhlak mulia dan memiliki kemampuan menghafal Al-Qur'an.
"Kami berharap Madrasah Ibtidaiyah Al-Imtiyaz menjadi madrasah unggulan. Anak-anak tidak harus semuanya hafal Al-Qur'an, tetapi minimal memiliki hafalan Juz Amma sebagai bekal keagamaan mereka," ujar H. Munir saat kegiatan pelepasan siswa RA Al-Imtiyaz.
Ia menjelaskan, RA Al-Imtiyaz saat ini baru memasuki tahun kedua sejak berdiri. Meski masih tergolong baru, yayasan terus berupaya melakukan berbagai pembangunan fisik guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
"Tahun ini insya Allah Yayasan Al-Imtiyaz akan menyediakan kolam renang mini di lingkungan sekolah. Ini memang masih menjadi mimpi yang sedang kami wujudkan. Kalau ingin maju dan sukses, harus berani bermimpi terlebih dahulu," katanya.
Selain pembangunan kolam renang mini, yayasan juga berencana membangun ruang serbaguna berukuran 15 x 24 meter yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pendidikan maupun kemasyarakatan.
H. Munir berharap berbagai rencana pembangunan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat dan para dermawan yang ingin menyalurkan sedekah maupun amal jariyah.
"Mudah-mudahan melalui pemberitaan ini semakin banyak orang yang ingin bersedekah dan beramal jariyah. Semoga apa yang diberikan dapat menjadi manfaat dunia dan akhirat," ungkapnya.
Terkait kegiatan pelepasan siswa RA, H. Munir menjelaskan bahwa acara tersebut bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan sarana pembelajaran bagi anak-anak agar memiliki keberanian tampil di depan umum.
"Inti kegiatan ini adalah melatih keberanian anak-anak. Mereka mau berjalan, tampil di atas panggung, itu sudah menjadi sesuatu yang luar biasa. Keberanian seperti ini penting untuk membangun rasa percaya diri sejak dini," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Munir juga memberikan apresiasi tinggi kepada para guru RA yang dinilainya memiliki peran sangat penting dalam membentuk karakter anak usia dini.
"Menurut pandangan saya, guru yang sesungguhnya adalah guru-guru RA. Mereka mendidik anak-anak dari usia yang sangat dasar. Tugasnya tidak mudah karena anak-anak masih dalam tahap perkembangan awal. Karena itu saya sangat menghargai dedikasi para guru RA yang dengan sabar membimbing dan mendidik mereka," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :