Tasyakuran Pelepasan Santri dan Peresmian Yayasan Ash-Sholihin, Meneguhkan Langkah Membangun Generasi Qur’ani Berprestasi dan Berakhlak Mulia

Tasyakuran Pelepasan Santri dan Peresmian Yayasan Ash-Sholihin, Meneguhkan Langkah Membangun Generasi Qur’ani Berprestasi dan Berakhlak Mulia

CYBER88 | CILEGON – Suasana khidmat, penuh syukur, dan kebahagiaan menyelimuti kegiatan Tasyakuran Pelepasan Santriwan-Santriwati Tahun Ajaran 2025–2026 sekaligus Peresmian Yayasan Tarbiyatul Qur’an Ash-Sholihin yang digelar di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri para wali santri, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, serta sejumlah tamu undangan tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam yang telah berdiri sejak tahun 2000. Selain sebagai ajang pelepasan peserta didik, acara ini juga menjadi sarana memperkenalkan secara resmi Yayasan Tarbiyatul Qur’an Ash-Sholihin kepada masyarakat luas.

Ketua Yayasan Tarbiyatul Qur’an Ash-Sholihin, Drs. H. Muhammad Husni Fatoni, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelepasan santri tahun ini dikemas berbeda dari biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, kali ini digelar pada hari Sabtu dan diisi dengan tausiyah sebagai bekal bagi para wali santri dalam mendidik putra-putri mereka.

"Ini menjadi semacam hadiah bagi para wali santri agar mendapatkan oleh-oleh ilmu yang bermanfaat untuk mendidik anak-anak mereka. Harapannya, anak-anak menjadi generasi yang selamat dunia dan akhirat, berakhlak mulia" ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan tasyakuran gedung lantai dua serta peresmian yayasan yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan berbasis Al-Qur’an di Kota Cilegon.

Perjalanan Ash-Sholihin bermula dari kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan secara sederhana di sebuah mushola pada tahun 2000. Seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap pendidikan agama, pada tahun 2016 pengelola mulai membangun fondasi lembaga dengan membeli lahan seluas sekitar 750 meter persegi.

"Dulu kegiatan belajar masih di mushola. Kemudian kami membeli tanah dan mulai membangun secara bertahap hingga akhirnya memiliki ruang kelas dan aula yang digunakan sampai sekarang," jelasnya.

Pembangunan terus berlanjut hingga tahun 2019 dengan penambahan ruang belajar dan fasilitas penunjang lainnya. Berkat dukungan masyarakat dan para donatur, lembaga tersebut kini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pendidikan Al-Qur’an yang diperhitungkan di wilayah Grogol.

Selain fokus membangun karakter dan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an, TK Al-Qur’an Ash-Sholihin juga berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Sejak tahun 2024, para santrinya rutin meraih posisi 10 besar dalam berbagai ajang kompetisi. Tahun ini bahkan terdapat empat santri yang berhasil masuk kategori 10 besar dan membawa pulang sejumlah penghargaan.

Tak hanya itu, lembaga tersebut juga baru menerima penghargaan atas capaian terbaik dalam kegiatan munaqasyah tingkat Kota Cilegon.

"Alhamdulillah, setiap tahun selalu ada santri yang berprestasi. Tahun ini ada empat santri yang masuk 10 besar. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Husni Fatoni juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan yayasan agar menjadi pusat pembinaan generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia.

Ia mengungkapkan bahwa yayasan ke depan akan mengembangkan sejumlah program unggulan, di antaranya Rumah Tahsin, Rumah Tahfiz, serta pembinaan kaligrafi dan seni menggambar Islami yang telah mulai menunjukkan prestasi di berbagai kompetisi.

"Harapan kami, yayasan ini menjadi rumah bagi lahirnya anak-anak soleh dan solehah yang berprestasi. Ke depan kami akan mengembangkan Rumah Tahsin dan Rumah Tahfiz agar semakin banyak generasi yang mampu membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Menurutnya, Yayasan Tarbiyatul Qur’an Ash-Sholihin diharapkan dapat menjadi mercusuar pendidikan Islam di Kota Cilegon, sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berprestasi, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Acara ditutup dengan doa bersama, tausiyah keagamaan, serta pelepasan santri yang telah menyelesaikan pendidikan selama dua tahun di TK Al-Qur’an Ash-Sholihin. Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan bekal ilmu agama dan akhlak yang telah ditanamkan sejak dini. 

Komentar Via Facebook :