Wisata Pantai Batu Hiu, "Tanah Lot"-nya Jawa Barat
CYBER88 | Pangandaran -- Bila Anda kebetulan sedang jalan-jalan di daerah Pangandaran, Jawa Barat, ada satu lokasi wisata yang wajib dikunjungi. Namanya adalah Pantai Batu Hiu.
Pantai yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa ini langsung berbatasan dengan Samudera Hindia.
Banyak yang mengatakan bahwa pantai ini sebagai "Tanah Lot"-nya Jawa Barat, karena memang tampilannya mirip.
Lalu mengapa Pantai ini disebut dengan Batu Hiu?
Langsung saja kita tanyakan kepada Nini Oom (62), istri dari Aki Adnan (77), penjaga makam di Bukit Batu Hiu.
Legenda Pantai Batu Hiu
Cerita tentang nama Pantai Batu Hiu tak lepas dari legenda pada jaman dahulu.
Berdasarkan keterangan yang dipaparkan oleh warga sekitar, sekitar abad 11 lalu terdapat pasukan yang dibuang dari Kerajaan Mataram. Pasukan tersebut dikomandani oleh dua orang bernama Aki Gede dan Nini Gede.
Mereka semua pergi dari tanah asalnya, yang kemudian sampailah di daratan Pantai Batu Hiu melalui jalur laut, Setibanya di daratan, mereka memutuskan untuk beristirahat dan tinggal di daerah perbukitan di sekitar pantai.
Suatu hari, Nini Gede menyuruh pasukannya untuk mencari makanan bagi mereka. Salah seorang pasukan yang bernama Ki Braja Lintang mempunyai inisiatif untuk mencari makanan di pantai.
Akhirnya dia berhasil menangkap seekor Hiu. Setelah Aki Gede dan Nini Gede mengetahui hasil tangkapannya, mereka justru mengatakan pada Ki Braja Lintang untuk mengembalikan ikan tersebut ke lautan.
Saat Ki Braja Lintang melepaskannya, ikan Hiu tersebut berubah wujud menjadi batu hitam cukup besar.
Keberadaannya masih dapat anda lihat sampai sekarang. Itulah mengapa pantai ini dinamai Pantai Batu Hiu.
Sayangnya batu tersebut bentuknya sudah mengalami perubahan, tidak seperti Hiu lagi. Hal ini disebabkan oleh kikisan air laut yang sudah terjadi selama berabad-abad lamanya, ujar Nini Oom.
Lokasi Pantai Batu Hiu
Pantai yang penuh legenda ini berlokasi di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. Tepatnya berjarak kurang lebih 14 kilometer dari Pantai Pangandaran di sebelah selatan.
"Tempat ini menjadi salah satu obyek wisata populer di pemekaran kabupaten Ciamis ini. Pengunjung akan berdatangan setiap harinya dan mengalami peningkatan saat weekend maupun libur panjang tiba, Kata Ade salah satu pengunjung.
"Saya baru datang tadi jam 2 sore kata Ade Pengunjung asal Kroya Jawa tengah, saya ingin merasakan suasana yang lebih sepi, saya sengaja datang pada hari kerja bersama teman-teman dan keluarga.
Di sini terlihat banyak fasilitas yang menunjang kenyamanan para wisatawan umumnya orang akan berkunjung dari pagi hari untuk menikmati matahari terbit sampai dengan petang hingga matahari terbenam.
Lagipula jika wisatawan berkunjung saat malam, angin pantai yang berasal dari daratan menuju lautan akan berhembus sangat kencang. Langit menjadi gelap dan pemandangan keeksotisan lautan lepas tak akan terlihat.
Rute Menuju Pantai Batu Hiu untuk bisa sampai ke Pantai Batu Hiu, rute yang anda ambil tergantung dari jenis transportasinya.
Apakah naik transportasi umum seperti Bus, atau kendaraan pribadi
Bila Anda memutuskan menggunakan transportasi umum, silahkan naik bus yang ada di terminal kota dengan tujuan Pantai Pangandaran.
Namun bila Anda memulai perjalanan dari Tasikmalaya, ambillah bus dengan tujuan yang sama, kemudian berhenti di sekitar Pantai Pangandaran. Lanjutkan perjalanan ke Pantai Batu Hiu dengan angkutan jurusan Cijulang. Lalu Anda bisa naik ojek sampai tujuan.
Sedangkan jika naik kendaraan pribadi dari Pantai Pangandaran, ambil arah ke Jalan Baru Bulak Laut dengan jarak kurang lebih 16 kilometer. Selanjutnya teruskan perjalanan sampai Jalan Merdeka atau Jalan Raya Cijulang.
Lihat papan petunjuk arah Pantai Batu Hiu yang mengharuskan Anda belok ke kiri. Tinggal masuk kurang lebih 1 kilometer saja dan Anda sudah sampai ke pos retribusi Pantai Batu Hiu.terang Asep (46) salah satu pedagang, Minggu (16/8/2020)
Daya Tarik yang Dimiliki Pantai Batu Hiu
Ketika masuk ke obyek wisata, para wisatawan akan disambut oleh gerbang gua berlorong dengan bangunan mulut ikan hiu. Gerbang ini seakan menggambarkan identitas Pantai Batu Hiu dan membenarkan legenda yang beredar. Bentuknya ini cukup nyata karena dilengkapi dengan gigi-gigi tajam seperti ikan Hiu.kata Purwati (42 tahun) pengunjung asal cilacap
Para wisatawan akan menemukan wahana lain di ujung gua tersebut. Sebenarnya masih ada beberapa gua indah yang ada di sekitarnya. Warga setempat pun mempercayai bahwa salah satu guanya terhubung dengan gua di Pantai Utara Cirebon.(mitos/fakta)
Selain gua mulut hiu dan pemandangan batu karang yang bentuknya mirip dengan ikan hiu, daya tarik dari obyek wisata ini adalah panorama hamparan luas lautan Samudera Hindia. Anda dapat menyaksikan deburan ombak kencang yang menghantam batu karang dan birunya lautan yang menenangkan hati dan pikiran.
Pemandangan ini akan semakin menakjubkan ketika Anda datang pada musim kemarau, dimana langit berwarna biru cerah tanpa awan dan memantulkan keindahannya pada lautan.
Untuk menikmati semua kehebatan ciptaan Tuhan tersebut, Anda harus menaiki bukit kecil yang ada di situ. Tempat ini juga menjadi spot foto terbaik dengan latar belakang lautan.
Sekitarnya pun akan terlihat struktur-struktur tebing yang juga memanjakan mata. Anda pun dapat menyusuri daerah pantainya, akan tetapi dilarang keras berenang. Ombak pantai selatan yang berkaitan langsung dengan Samudera Hindia ini dikenal ganas dan bergelombang tinggi. Sangat berbahaya dan risikonya tinggi apabila wisatawan berenang di sana. Belum lagi bebatuan karang di sekitarnya cukup tajam.
Sensasi lain yang tak boleh wisatawan lewatkan adalah pemandangan matahari terbenam di ufuk barat. Momen-momen seperti ini banyak dinanti oleh para wisatawan.
Dengan menaiki bukitnya, wisatawan dapat menangkap saat-saat matahari terbenam indahnya. Warna biru langit yang perlahan-lahan berubah menjadi jingga tentu sangat mengesankan. Jangan lupa abadikan dengan memotret atau mengambil video.
Masih ada lagi daya tarik di sekitar obyek wisata ini yang jarang dinikmati oleh orang awam, yaitu konservasi penyu hijau.
Tahukah pengunjung bahwa ada penangkaran penyu di 15 kilometer sebelah barat Pantai Batu Hiu..??
Pengunjung berkesempatan untuk mengunjungi penangkaran ini tanpa dipungut biaya, alias gratis. Para pengunjung pun diperbolehkan untuk menyentuh dan memberi makan penyu.
Jika beruntung, pengunjung pun bisa ikut melepaskan bayi-bayi penyu ke pantai menuju lautan lepas.
Silahkan lihat juga video pantai batu hiu di bawah ini ya.
Selain menikmati pemandangan lautan, wisatawan/pengunjung akan memperoleh pengalaman baru dengan mengunjungi konservasi penyu hijau yang sudah langka.(Yanti/Abah Gatan)


Komentar Via Facebook :