Festival Balon Saleho Dorong Ekonomi dan Pariwisata Boyolali
CYBER88 | BOYOLALI – Lapangan Sepak Bola Desa Cluntang, Bendolegi, Kecamatan Musuk, Boyolali, dipadati ribuan pengunjung saat Festival Balon Anniversary Saleho Karya Budaya ke-18 digelar, Sabtu (18/04/2026). Sejak subuh, ratusan balon udara menghiasi langit, menciptakan panorama spektakuler sekaligus menjadi daya tarik utama yang menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata lokal.
Kegiatan yang digagas komunitas seni Saleho Karya Budaya dari Gatak, Mojosongo ini menghadirkan konsep kolaborasi antara seni tradisional dan atraksi visual modern. Ketua panitia, Rahmat Haryono atau yang akrab disapa Nono, menyampaikan bahwa festival ini dirancang untuk membuka ruang kreatif baru sekaligus memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha kecil.
“Festival ini bukan hanya hiburan, tapi juga upaya menghidupkan kembali ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM dan promosi budaya lokal,” ujarnya.
Rangkaian acara berlangsung sepanjang hari. Penerbangan balon digelar pukul 05.00 hingga 08.00 WIB dengan latar matahari terbit yang menambah keindahan visual. Siang hari diisi dengan kegiatan Mepe Jaranan yang menampilkan kesenian kuda lumping, dilanjutkan sore hari dengan flash mob Tari Nyai Bendolegi yang melibatkan masyarakat setempat. Malam harinya, panggung utama menampilkan pertunjukan seni Saleho Karya Budaya dengan berbagai karya tari unggulan.
Dampak ekonomi langsung terasa di sekitar lokasi. Puluhan pelaku UMKM, mulai dari pedagang kuliner tradisional hingga pengrajin lokal, mengalami peningkatan penjualan signifikan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang promosi produk kepada pengunjung dari berbagai daerah.
Selain itu, festival ini juga menjadi ruang interaksi sosial lintas generasi. Keluarga, anak-anak, hingga lansia menikmati suasana kebersamaan dalam balutan seni dan budaya. Panitia turut memastikan keamanan dengan menyiapkan area khusus balon yang diawasi ketat, serta menyediakan pos kesehatan dan petugas pengamanan di sejumlah titik.
Tidak hanya hiburan, festival ini juga mengusung nilai edukasi. Pengunjung dapat mengakses informasi mengenai sejarah kesenian Saleho serta mengikuti workshop singkat terkait tari dan kerajinan tradisional. Upaya ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk ikut melestarikan budaya lokal.
Dari sisi pariwisata, festival balon ini memperkuat posisi Boyolali sebagai destinasi berbasis budaya yang inovatif. Perpaduan atraksi udara dan kesenian tradisional dinilai mampu memberikan pengalaman unik bagi wisatawan.
Dengan konsep yang matang dan dampak yang luas, Festival Balon Anniversary Saleho Karya Budaya ke-18 menjadi bukti bahwa kreativitas lokal mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga warisan budaya tetap hidup di tengah masyarakat.(Agus STP)


Komentar Via Facebook :