Outing Class SDN 3 Glodogan di PEKUB Klaten, Tanamkan Nilai Toleransi Sejak Dini

Outing Class SDN 3 Glodogan di PEKUB Klaten, Tanamkan Nilai Toleransi Sejak Dini

CYBER88 | KLATEN – Upaya menanamkan nilai toleransi dan keberagaman budaya sejak usia dini terus dilakukan oleh SD Negeri 3 Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan. Salah satunya melalui kegiatan outing class ke Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama (PEKUB) yang berada di Komplek Ghra Bung Karno Klaten, Sabtu (18/4/2026).

Sebanyak 32 siswa mengikuti kegiatan ini dengan didampingi dua guru serta 15 orang tua. Mereka tampak antusias sejak tiba di lokasi, terutama saat mulai mengenal berbagai rumah ibadah yang berdiri dalam satu kawasan edukatif tersebut.

Kepala SDN 3 Glodogan, Tanti Purwipuspitasari, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kepada siswa tentang keberagaman rumah ibadah sekaligus menanamkan nilai toleransi sejak dini. Menurutnya, pembelajaran di luar kelas menjadi metode efektif untuk memberikan pengalaman nyata kepada anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengenal berbagai rumah ibadah dan memahami pentingnya saling menghargai antarumat beragama. Ini menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan langsung dari pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten mengenai fungsi dan makna rumah ibadah seperti masjid, gereja, vihara, klenteng, hingga pura.

Perwakilan FKUB Klaten, Pendeta Harno Sakino, menekankan pentingnya membangun sikap saling pengertian dan kerja sama di tengah perbedaan. Ia berharap anak-anak mampu memahami keberagaman sebagai kekuatan, bukan perbedaan yang memecah.

Senada, Ir. Wisnu Hendrata menyampaikan bahwa pendidikan nilai Pancasila, toleransi, dan kerukunan memang harus dimulai sejak tingkat sekolah dasar agar tertanam kuat dalam karakter anak.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk perwakilan umat Katolik di FKUB Klaten, Ir. Sunarso, yang menilai outing class tersebut mampu memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam memahami keberagaman secara langsung.

Dukungan juga datang dari Ketua Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Perempuan Kabupaten Klaten, Hj. Istikomah, M.Pd. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat efektif dalam menanamkan nilai kebhinekaan dan memperluas wawasan anak.

“Melalui pengalaman langsung, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan pentingnya hidup rukun dan saling menghormati,” ungkapnya.

Dengan tingginya antusiasme siswa, kegiatan outing class ke pusat edukasi seperti PEKUB diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain memperkaya wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun karakter anak yang toleran, percaya diri, dan menghargai keberagaman.

Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, diharapkan generasi muda mampu tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.(Agus STP)

Komentar Via Facebook :